Polisi Duga Bayi yang Dibakar di Tempat Sampah Baru Dilahirkan


PELITAKARAWANG.COM - Polisi masih melakukan menyelidiki penemuan mayat bayi yang terbakar di Dusun Ciherang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. 

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana mengatakan saat ditemukan ari-ari masih menempel di tubuh bayi perempuan itu. 

"Umur bayi kurang lebih baru satu hari. Kemungkinan bayi tersebut baru lahir sebelum ditemukan terbakar," kata Ahmad Mulyana visa telepon, Sabtu (30/3/2019). 



Ahmad menuturkan, saat ditemukan jasad bayi tersebut masih utuh. Adapun yang terbakar didominasi di bagian kaki. "Saat ini olah TKP sudah selesai dan bayi tersebut telah dibawa ke RSUD Karawang untuk autopsi," tuturnya.

Dalam menyelidiki kasus ini, kata Ahmad, polisi memeriksa tiga orang saksi. Hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga bayi tersebut sengaja dibuang ketika baru lahir.

"Diduga modus pelaku, membuang bayi yang baru dilahirkan di TKP," ucapnya.

Sejumlah saksi mengaku melihat pria mencurigakan pada Jumat malam. Semalam sebelum jasad bayi ditemukan, warga melihat pria tersebut membawa bungkusan dekat tempat pembakaran sampah. 

"Saat ditemukan, bayi tersebut memang dibungkus dengan kain serbet warna putih corak merah kotak, bercampur dengan tumpukan sampah plastik," ujar Ahmad. 

Menurut Ahmad, saat ditemukan saksi menggeser-geser bungkusan yang belum habis terbakar itu. "Saat bungkusan terbuka, saksi menemukan bayi yang sudah meninggal," katanya.



Pantauan di lokasi, Tim Inafis Polres Karawang tiba sekitar pukul 9.30 WIB. Selama kurang lebih satu jam setengah, tim memeriksa jasad bayi dan melakukan olah TKP. 

Setelah memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti, jasad bayi tersebut dibawa ke RSUD Karawang.




sumber : detikcom

Tidak ada komentar