Ribuan Itik Ayam di Distribusikan Awal Maret

PELITAKARAWANG.COM - Ribuan ayam petelur yang masih itik, segera turun awal Maret ini. Bantuan ternak bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah di verifikasi  Kemenetrian Pertanian Februari lalu ini, memasuki tahapan Traniner Of Training (TOT) bagi puluhan pendamping ternak yang terdiri dari PSM dan aparat desa, di Kantor Camat Lemahabang, Kamis (28/2) kemarin.

Kepala Balai Besar Paska Panen Kementan RI, Dr Evi Safitri mengatakan, Bintek untuk pendamping program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) ini di inisiasi untuk membantu RTM dalam meningkatkan taraf hidupnya. 

Pihak Kementan, akan memberi ayam petelur berupa itik per  RTM masing-masing 50 ekor, mereka sebutnya, tidak di lepas begitu saja, tetapi harus ada bantuan untuk pendampingan. Bahkan, pihaknya juga siapkan bendahara setiap 200 RTM, karena, setiap 50 ekor ayam, disiapkan anggaran Rp500 ribu untuk membangun kandang ayam yang fisiknya sudah standar Kementan. Lebih jauhnya, nanti ada bantuan penyuluh dan kesehatan hewan kaitan vaksinasi agar ternak tahan penyakit." Verifikasi sudah, kita bimtek pendamping dan bendaharanya, karena selain ayam, kandang dan vaksinasi juga di jamin," katanya.


Pada tanggal 4 Maret ini sambungnya, 18 ribu itik ayam mulai dibagikan ke 360 KPM yang di Lemahabang,  untuk perdana akan di berikan di Desa Ciwaringin, karena terbatas,  akan di alokasi susulan itik ayam itu datang di 21 Maret. Namun, sebelum itu,  masyarakat akan dilatih dulu cara ternak yang baik dan berharap dukungan daftar nama. Ayam turun 18 ribu dulu, karena terbatas nanti ada susulannya lagi, " ungkapnya.

Sekretaris Distanhutbunak Karawang Murodi Suroji mengatakan, program dari Kementan ini bukan semata pemberian ayam kepada RTM, tapi lebih dari itu bisa lebih mensejahterakan kehidupannya. Oleh karenanya, ia harap para PSM, Penyuluh Pertanian dan juga TKSK, serius mengikuti TOT, sebelum itik yang akan di gulirkan ke Kecamatan Lemahabang, Telagasari, Purwasari dan Tirtamulya ini berjalan dengan baik dan produktif. " Saya kira ini bukan semata pemberian ayam saja, tapi lebih jauhnya memberikan kesejahteraan bagi para RTM, " pungkasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.