DPRD Provinsi Sulit Bantu Infrastruktur PGRI

PELITAKARAWANG.COM - Gedung PGRI Kecamatan Tempuran, menanti rehabilitasi bangunan yang sudah lapuk yang di janjikan Rp250 juta dari DPRD Provinsi Jawa Barat. Namun, penantian sejak 2015 itu, harus mental lantaran rumitnya badan hukum PGRI yang harus ditempuh sampai Pusat.

"Saya ngajuin sejak 2015, bahkan di Bintek segala karena mau di rehab katanya Rp250 juta, tapi batal realisasi karena ada aturan yang menyulitkan," Kata Ketua PGRI Cabang Tempuran, Ganda Sasmita, Senin (1/4).

Menurutnya, dalam Bintek, mulai RAB dan pemetaan sebenarnya sudah siap. Namun, karena ada regulasinya yang memang menyulitkan, terpaksa sampai saat ini bangunan yang sudah lapuk langit-langitnya ini, batal di rehab. Disisi lain, mencari sumber anggaran lainnya, bagi PGRI cukup sulit. "Saat dibintek mah sudah banyak di jelaskan, tapi kalau sudah aturannya gak bisa, ya sudah legowo saja, " keluhnya.

Menyikapi itu, Gina Fadlia Swara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, bantuan fisik untuk PGRI itu, diakuinya ternyata agak rumit,  karena badan hukumnya ada di pusat. 

Sedangkan lokasinya sendiri yang akan dibantu ada di Jawa Barat. Khusus rehabilitasi gedung PGRI Kecamatan Tempuran itu, sebenarnya sudah di anggarkan, tapi mental karena soal badan hukum yang harus ke pusat dulu." Sebenarnya, sudah pernah di anggarin, terus mental, " akunya.

Tidak ada komentar