Ini Pesan Para Kiai Jelang Hari Pencoblosan

PELITAKARAWANG.COM - Jelang hari pencoblosan Pemilu 17 April lusa, para tokoh agama mewanti-wanti masyarakat untuk tidak golput dan hindari perpecahan. Sikap dan perilaku pemilih, di pesankan untuk mengedepankan sikap toleransi dan saling menghargai. 

Pimpinan Pondok Pesantren Al Burdah Kecamatan Cilamaya Kulon, Drs KH Aning Amrullah mengatakan, masyarakat harus yakin bahwa yang akan terpilih nanti itu sudah ada dan di gariskan Allah SWT di Lauhil Mahfudz. Maka tugas warga bangsa, adalah melaksanakan perintah Allah yaitu "Wasyawwirhum Fil Amri" bermusyawarah dalam segara urusan, salah satunya yakni dengan melaksankan pemilu dan mencoblosnya. Oleh karena itu, masyarakat harus bergembira, damai dan saling menghormati satu sama lain. Bukan sebaliknya, saling mengejek dan merendahkan, sebab barangsiapa tidak merendahkn orang lain, dan dia sadar kelemahannya, niscaya Allah Swt membangunkan untuknya sebuah istana  di tengah surga. "Yang terpilih nanti sudah ada dan digariskan Allah SWT, tugas kita Musyawarah dan melakukan pencoblosan, " pesannya.

KH Jufri Assalamie, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Telagasari mengatakan, setelah menyimak berbagai informasi yang berhubugan dengan Capres dan Caleg, ia yakin, umat sudah dapat mempertimbangkan dengan seadil-adilnya sebelum mengambil keputusan dihari pencoblosan. Oleh karenanya, umat diharapkannya, jangan lupa mohon petunjuk Allah SWT dan pilihan yang terbaik. Bila memungkinkan, bisa dengan cara sholat istikhoroh. Momen ini sebutnya, sangat penting untuk masa depan umat. "Umat sudah dewasa, saya yakin semuanya sudah punya pertimbangan masing-masing, bila perlu istikharahlah, " pesannya. (Rdi).

Tidak ada komentar