Kades Baru Bingung Laporkan SPJ Hilang

PELITAKARAWANG.COM - Meskipin sebagian para Kades siap memenuhi Permintaan SPJ dan Proposal Dana Desa tahun 2018 oleh Kejaksaan, namun lain halnya dengan para Kepala Desa (Kades) yang baru menjabat kurang dari 6 bulan terakhir. Pasalnya, selain ada tahapan ditahun 2018 yang belum cair, sejumlah aset dan berkas yang di jabat kades sebelumnya juga hilang.

" Saya Kades baru, dana desa tahap 3 yang tahun 2018 kemarin saja belum beres, apalagi diminta SPJ, " Kata Kades Lemahmukti H Damung. 

Senada di katakan Kades baru Desa Muarabaru Kecamatan Cilamaya Wetan, Ato Sukanto. Menurutnya, soal SPJ dan Proposal yang tahun 2018 sejauh ini belum ada, karena desa Muara baru tidak punya arsip SPJ di pemerintahan sebelumnya. Menyikapi ini, dirinya menunggu arahan alternatifnya bagaimana. " Belum pak, arsip SPJ nya juga tidak ada, " katanya. 

Humas Apdesi Karawang, H Udin Abdul Gani mengatakan, pada dasarnya para Kades siap-siap saja saat dimintai SPJ dan Proposal Dana Desa sebagai wahana koreksi dan upaya preventif atau pencegahan. Hanya saja memang, kewenangan kejaksaan menurut internal Apdesi, sudah terlalu jauh. Karenanya, Apdesi akan berkoordinasi dahulu dengan Inspektorat menyikapi masuknya Kejaksaan dalam urusan Dana Desa ini. Terlebih, diakui Udin, dirinya balik khawatirkan para Kadea-kades dan sekdes yang baru menjabat hasil warisan Kades lama yang tidak bertanggungjawab. Sebab, banyak diantara mereka yang belum mencairkan Dana Desa, termasuk juga SPJ, apakah mereka layak untuk di salahkan? Karenanya, dalam waktu dekat, pihak Apdesi akan merapat menyikapi soal ini dengan Inspektorat termasuk Bupati. "Pada dasarnya para kades siap-siap saja, tapi tetap kita akan jalin komunikasi dulu dengan Bupati dan Inspektorat, " ungkapnya.

Kepala DPMPD Karawang Ade Sudiana saat disinggung kaitan Kejaksaan yang bidik administrasi Dana Desa para Kades, sampai berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan balasan. (Rdi).

Tidak ada komentar