Kiriman Barugbug, Bikin Cipancuh Banjir Lagi

PELITAKARAWANG.COM- Tidak ada angin tidak ada hujan, Sungai Cilamaya kembali meluap, Selasa 9/4. Banjir kiriman dari Pintu Air Barugbug Jatisari itu, meringsek kali pembuang di Dusun Cipancuh Desa Tegalwaru Kecamatan Cilamaya Wetan sekitar pukul 11.00 siang. Akibatnya, 50 rumah di bantaran kali, terdampak banjir luapan akibat saluran yang dangkal tersebut.

Kades Tegalwaru, Aruji Atmaja mengungkapkan, banjir kiriman kembali menyasar rumah warga Dusun Cipancuh RT 21,22/11. Rata-rata yang terdampak banjir dengan ketinggian 30 - 50 centimeter itu, adalah rumah warga di pinggiran kali pembuang. Karena, kali pembuang posisinya dangkal, di tambah kiriman air ke sungai Cilamaya dari Barugbug besar, sehingga membuat luapan merembet ke pemukiman. Beruntung, banjir akibat luapan kali itu, tidak berlangsung lama, sebab, berselang 15 menit, debit air terus berkurang 2 centimeter, sehingga banjir cepat surut tak kurang dari satu jam. "Biasa banjir kiriman, ditambah luapan kali pembuang di Cipancuh, " katanya.

Kasie Trantibum Kecamatan Cilamaya Wetan, Eeng Haerudin mengatakan, sungai Cilamaya memang meluap, tapi kali pembuang yang dangkal membuat dampak kali Cilamaya meluber ke pemukiman. Tercatat, ada sekitar 30 kk terdampak luapan air dengan tinggi 20 centimeteran itu, beruntung kejadian yang cepat surut itu, tidak sampaiembuat warga setempat mengungsi. Di lokasi, sudah siaga anggota Pol PP, tim BPBD dan perahu karet di sekitaran jembatan perbatasan Subang- Karawang itu. "Kalau sawah belum terdata, yang jelas ada 30 KK sih terdampak, tapi gak sampai di evakuasi, " pungkasnya. (Udi).

Tidak ada komentar