Petani Karawang Semakin Tercekik Harga Gabah

PELITAKARAWANG.COM - Produksi boleh dibilang stabil, karena per hektar, para petani bisa raup 5 - 7 ton GKP. Tapi, persoalan harga, membuat mereka geram. Pasalnya, selain anjlok bukan kepalang di bawah Rp3,5 ribu perkilogramnya, biaya modal yang di dapat tidak sebanding dengan harga yang di banderol di pasaran.

"Kami di Dusun Tegalega Desa Linggarsari, harga gabah Rp3,5 ribu perkilogramnya itu juga di hutang, rendah banget. Karena, hampir semua varietas jadi rendah, " kata Petani Linggarsari, Rohman. 

Ia menambahkan, harga gabah rendah di saat produksi cukup lumayan baik ini, konon di pengaruhi kendornya penjualan beras. Karena, justru harga berasnya cenderung rendah, disisi lain tidak ada peran Dinas dan Bulog memberikan solusi atas rendahnya harga gabah saat ini. "Kata Tengkulak mah, beras dipasar banyak murah dan penjulanya kendor, " keluhnya.

Keluhan serupa dikatakan petani di Dusun Lampean Desa Kedawung, Agil (30). Para petani sedang "Aral" karena pasar menghargai gabah Rp3,0 ribu. Selain jauh dari HPP, harga terendah itu juga jarang dibayar cash pihak tengkulak. Dirinya balik pertanyakan sentuhan Dinas Pertanian, Bulog dan Pangan menyikapi harga yang sudah mencekik nasib petani ini. "Pusing sekarang mah, rebah gak rebah harga murah terus, bagaimana balik modal, " katanya.


Penyuluh Pertanian Desa Linggarsari, Eva Lady Mustika menyebut, rendahnya harga gabah konon akibat tanaman padi rebah beberapa Minggu terakhir, itu di dapatkan informasinya dari Tangkulak. Bahkan, imbas rebah di Ganjar rendah ini, juga menjalar ke tanaman gabah yang normal pada umumnya. Selain itu, faktor panen raya juga mempengaruhi harga. "Iya katanya banyak yang rebah, eh yang gak rebah juga kena imbas harga rendah, " ujarnya.

Eva menambahkan, Varietas terbaru inpari 32  harganya disebut juga rendah sekitar Rp3,5 ribuan pergkp, Ciherang dan Mekongga ada dikisaran Rp4,0 ribu. Pihaknya, tidak tahu detail kenapa harga gabah anjlok drastis, "Hampir semua varietas rendah, yang terbaru invari 32 saja juga rendah, " herannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Ir Kadarisman, saat dimintai keterangan kaitan harga gabah dan beras rendah di pasaran, sampai berita ini ditulis yang bersangkutan belum memberikan balasannya. (Rd).

Diberdayakan oleh Blogger.