THL Pertanian di Karawang Ngiri Ke Bidan PTT

PELITAKARAWANG.COM - Baru-baru ini Kementerian Kesehatan menyerahkan penetapan kebutuhan/formasi CPNS di lingkungan Pemerintah Daerah dari PTT Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada Pemerintah Kab/Kota Selasa (19/03) di Auditorium Siwabessy Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan. 

Berdasarkan data Kemenkes, Dokter, Dokter Gigi dan Bidan PTT Kemenkes yang akan diangkat menjadi CPNS sejumlah 4.143 orang dari 387 Kab/Kota dengan usia 35 - 40 Tahun dan lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang hanya mendapatkan formasi CPNS dari Bidan PTT Kemenkes  sebanyak 47 orang.

"Iya, jadi Bidan PTT yang diatas usia 35 masih bisa berpeluang jadi CPNS, " Kata 
Taopik Maulana, Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai ASN BKPSDM.

Penyerahan penetapan kebutuhan formasi CPNS tersebut, sambungnya, didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018 tentang jabatan Dokter, Dokter Gigi dan Bidan sebagai Jabatan Tertentu dengan Batas Usia Pelamar Paling Tinggi 40 Tahun serta Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2019. " Kemenkes minta Kabupaten/Kota untuk melaksanakan beberapa tindak lanjut, seperti pemberkasan kelengkapan penetapan NIP dan disampaikan ke BKN untuk mendapat persetujuan NIP, SK Pengangkatan CPNS Per 1 April 2019 dan SPMT (Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas) Paling Lambat 1 Juli 2019." katanya.

Pihak BKPSDM menyambut baik dengan akan diangkatnya bidan PTT menjadi CPNS, untuk tindak lanjut berikutnya mengenai  teknis pemberkasan pihaknua akan berkoordinasi dengan Kantor Regional III BKN." Kalau honorer K2 dan THL Pertanian, saya gak bisa jawab, kita hanya pelaksana daerah, " katanya.


Menyikapi itu, Ketua Forum THL Pertanian Karawang, Suhada SP mengakui, bahwa bidan PTT diatas 35 sebelumnya juga sudah ikut tes yang secara khusus di atur oleh regulasi. Berbeda dengan THL Pertanian dan honorer K2 yang usianya diatas 35, dua-duanya sama sekali tidak diperkenankan ikuti seleksi CPNS. Padahal, memang kinerja, beban dan kebutuhan ASN di lingkungan guru maupun pertanian, sangat di butuhkan. Namun, demikian, sebutnya, ia memilih legowo dan pasrah mengikuti aturan yang ada, karena usia 35 bagi THL dan K2 itu, tidak jadi cakupan peluang CPNS oleh pusat. "Kalau beban kerja sama kebutuhan mah sama saja sangat di butuhkan, cuma memang PTT Bidan itu lebih di prioritaskan mungkin, " keluhnya.

Betapapun demikian, sambung Suhada, ia tidak risih, sebab Bupati Karawang sudah sanggupi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K), baik tahapannya yang di setujui, maupun anggaran penggajian yang di amanahkan pusat. Sehingga, dengan kesanggupan Pemkab itu saja, bagi THL usia 35 keatas yang jumlahnya lebih dari 40 orang di Karawang ini, sudah di apresiasi. "Tapi Bupati sudah sanggup ada seleksi P3K dan anggaran penggajian yang disiapkan saja sudah kita syukuri, " pungkasnya. (RDi)
Diberdayakan oleh Blogger.