Minggu, Mei 26, 2019

Ditinggal Nginep, Rumah Warga Sukamulya Di Lahap Api

 

PELITAKARAWANG.COM - Diduga akibat korsleting listrik, satu unit rumah di Dusun Puloluntas RT 03/02, Desa Sukamulya Kecamatan Cilamaya Kulon, hangus di lahap api, Sabtu malam 25/5 sekitar pukul 23.00. Beruntung, pemilik rumah berukuran 10 x 10 meter itu, Karsa (53) sedang tidak berada di tempat, namun kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Kapolsek Cilamaya, Kompol Sutedjo mengatakan, kebakaran rumah diduga akibat hubungan arus pendek listrik, terjadi Sabtu malam 25/5 di Puloluntas Desa Sukamulya. Kejadian bermula, saat pemilik rumah dengan 4 kamar itu, sedang nginep atau main ke rumah anaknya di Sukamulya,tak di sangka, rumah yang di tinggalkan sementara itu oleh Karsa (53) itu, justru di lahap api. Saat kejadian, Karsa yang pergi ke rumah anaknya yang juga tak jauh dari lokasi kebakaran itu, shock melihat kondisi rumahnya terbakar. Meskipun, pada akhirnya rumah dengan material mudah terbakar itu, berhasil di jinakkan 2 regu tim Damkar, antara lain dari Cilamaya Wetan dan juga Damkar Pertamina EP sekitar pukul 00.30 Wib. "Bapak Karsa sedang ada di rumah anaknya, tak disangka saat gak di huni, rumah itu malah kebakaran, " ungkapnya. 

Tedjo menambahkan, api saat itu sangat cepat melahap, sehingga membakar seluruh isi rumah dan menyisakan sebagian tembok dan puing saja. Akibat kejadian itu, meskipun tidak menelan korban jiwa, namun kerugian lebih kurang Rp100 juta. "Saat kejadian, kita kontak langsung tim damkar, catat saksi dan mendatangi TKP, " pungkasnya.

Basuki Rahmat,Camat Cilamaya Kulon mengatakan, 1 unit Mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil padamkan api. Untuk sementara pihaknya belum bisa memastikan kerugian. Tidak ada korban jiwa, karena pada saat kejadian penghuni rumah sedang berada di luar. Atas kejadian kebakaran ini, ia imbau masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi. Karena, selain cuaca panas, kebakaran bisa terjadi oleh faktor lainnya yang bahkan sepele, seperti puntung rokok, obat nyamuk, lilin, kompor gas hingga bekas pembakaran yang merembet. "Selain masyarakat yang harus waspada, para anggota linmas juga harus selalu siaga, " pungkasnya. (Rdi).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top