Ini Kesan Mahasiswa Karawang Puasa di Taiwan

PELITAKARAWANG.COM- Sejumlah Mahasiswa asal Karawang, memiliki kesan tersendiri untuk kali pertama puasa di Negeri orang. Meskipun sedih, karena jauh dari keluarga dan makanan khas di kampung halaman, namun kebersamaan antar mahasiswa saat waktu sahur dan berbuka puasa, sedikit membantu mengurangi rasa kangen. Seperti yang di alami Nining, Mahasiswa Fakultas Multimedia di Shofu University. Alumni SMK PGRI Telagasari asal Desa Pagadungan Kecamatan Tempuran ini, memberikan ceritanya selama Ramadan di Taiwan. 

Menurut Nining, berpuasa kali pertama jauh dari keluarga, tentu  saja sangat sedih, apalagi momen-momen sahur dan kumpul bareng mama papa, acara tarawih bareng keluarga, makan-makan sampai bercengkrama dengan teman main di kampung. Namun, karena tuntutan mengenyam pendidikan, dirinya harus siap berpuasa jauh dari keluarga. Lagi pula, meskipun Mayoritas non muslim, tapi toleransi masyarakat dan akademisi di Taiwan, sangat menghormati kewajiban umat muslim asal Indonesia berpuasa 14 jam, antara lain dengan memfasilitasi Mesjid/Musala tempat ibadah, tadarusan dan berkumpul untuk sekedar makan minum sahur dan berbuka. "Yang pasti sedih deh jauh dari keluarga, tapi karena tuntutan ilmu, kita ya jalani puasa di Negeri orang. Lagian, panjang waktunya tidak jauh beda, yaitu 14 Jam, " katanya.


Lebih jauh Nining menambahkan, Kegiatan selama puasa di Taiwan ini, sama saja seperti biasa berkati utama, yaitu kuliah dam belajar. Paling sesekali ngabuburit bareng temen-temen muslim yang ada disini. Jadi, puasa disini itu, khusyuk saja, walaupun baru mulai masuk summer, tapi cuacanya lagi adem-ademnya untuk puasa, sehingga tidak terlalu berat. Begitupun saat buka puasa dan sahur, sama lazimnya di Indonesia, dirinya biasa ke pasar beli bahan-bahan makan dan minuman, seperti olahan membuat sirup, sup buah, kadang bukber juha pakai kolak, begitupun sahur seperti makanan rumah biasa aja sih."Jenis menu buka puasa dan sahur biasa saja, sama seperti di Indonesia, " ungkapnya.



Selama puasa juga, sambung Nining, Sebenarnya boleh saja izin pulang kampung, apalagi jelang Idul Fitri, tapi karna kita juga disini lagi aktif kuliah, jadi tidak memungkinkan juga pulang, karna bisa ketinggalan mata kuliah. " Alhamdulillah cuaca sangat mendukung banget berpuasa,  Karna summer disini puncaknya bulan Juli sampe agustus, " pungkasnya. (Rdi).
Diberdayakan oleh Blogger.