Kamis, Mei 16, 2019

Kontraktor Karawang Keluhkan Lambatnya Proses Pencairan di BJB

 

PELITAKARAWANG.COM.-Salah satu kontraktor di Kabupaten Karawang meluapkan rasa kecewanya kepada Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Karawang. Pasalnya kontraktor merasa diperhambat oleh sistem yang belum diketahui validasi dan keabsahannya.

"Katanya ada sistem baru dari pusat yang kami semua belum tau persis validasi dan keabsahannya," kata salah satu kontraktor ingin dirahasiakan identitasnya, ( 17Mei 2019).

Pria bertubuh tinggi besar itu mengatakan, para kontraktor sudah resmi mempunya kredit stand by loan. Kata dia, harusnya seperti yang sudah biasa dilakukan saja.

"Tinggal proses 1/2 sampai cair penarikan ke 1 dan ke 2 menurut progres yang sudah berjalan. Tapi untuk saat sekarang ada yang udah akad dari hari kamis dan jumat sampai hari selasa belum ada yang bisa dicairkan," keluhnya. 

Padahal, lanjut rekanan yang biasa lulalang di lingkungan pemerintah,uang tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur Karawang.

"Kalau hal ini sampai berlarut larut seperti ini.Kemungkinan proyek infrastruktur Karawang akan terhambat oleh sistem kredit BJB.Karena memang lumayan banyak dari sekian rekanan Karawang menggunakan kredit stand by lon BJB atau kredit kmkk BJB," kata dia lagi.

Ia menyampaikan pertolongan hal ini harus menjadi perhatian para petinggi dan pemangku kekuatan Pemda Karawang.

"Seperti  Bupati dan Wabup serta Ketua DPRD. Saya berharap ada solusi dan terobosan instan dari Pemda Karawang, karena ini menyangkut pembangunan infrastruktur di Karawang," jelasnya.

Disinggung apakah sudah mencoba komunikasi dengan pimpinan BJB Cabang Karawang, kontraktor berkulit sawo matang itu mengaku sudah mencoba komunikasi.Namun secara ponsel selular.
"WhatsApp saya diblokir. Coba komunikasi secara langsung tidak bisa, datang ke kantornya tidak ada ditempat terus.Kami perlu solusinya secara baik-baik. Kami merasa tidak diperlakukan adil oleh pihak BJB Karawang. Dengan alasan banyak perubahan drastis. Pihak bupati dan wakilnya harus bertindak karena waktu terus berjalan. Sementara masa habis SPK sudah di tandatangan baik di PUPR atau PRPK sudah mau habis masa pelaksanaannya. Dimeja Pimpinan Cabang sudah menumpuk," ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan BJB Cabang Karawang, Arfandi menanggapi keluhan kontraktor tersebut.

"Kami sudah jelaskan juga ke wartawan. Alhamdulillah proses berjalan sesuai ketentuan dan hambatan dapat diatasi dengan baik kang," kata Arfandi.

Lanjutnya, bank BJB harus lebih tertib administrasi agar kualitas kredit komersial lebih baik dari tahun 2 sebelumnya. Penyempurnaan sytem pasti tujuannya untuk meningkatkan bisnis dan layanan. Jika terdapat keterlambatan akibat system tersebut debitur itu bisa langsung berkoordinasi dengan petugas BJB sebagaimana debitur lainnya.

"Dan alhamdulillah dapat kami selesaikan dengan baik. Jika ada debitur yang curhat ke media mungkin yang bersangkutan belum berkordinasi dengan  BJB," jelasnya. 

Arfandi juga menyampaikan, persoalan pihaknya kontraktor berkeinginan komunikasi secara langsung akan menjelasan hal itu, pihaknya mempersilakan diatur waktunya.

"Mangga (silakan) diatur waktunya, karena alhamdulillah banyak yang kami layani. Terimakasih," pungkasnya.(oc).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

BERITA TERBARU

Untuk Menghubungi Admin.

Back to Top