Payah, PAM Jalur Syekh Quro Tidak di Anggarkan Mako Pol PP

PELITAKARAWANG.COM -Para Kasie Trantib dan anggota Pol PP yang kecamatannya di lintasi jalur mudik alternatif Johar - Cikalong,nampaknya harus putar otak merogoh kocek cadangan. Pasalnya,Mako Pol PP di sebut-sebut tidak memberikan anggaran Pengamanan Arus Mudik (PAM) roda dua di jalan Syekh Quro tersebut. 
Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang Indra Kelana, mengaku tidak tahu detail kabar tidak dianggarkannya PAM Mudik di jalur Syekh Quro, hanya saja menurut informasi konon yang dianggarkan itu hanya 7 Kecamatan saja. Terlebih, dibanding Kecamatan lainnya, Kecamatan Lemahabang memang tidak di minta daftaran linmas untuk PAM Lebaran, mungkin nanti solusinya dari masing-masing desa yang dilintasi langsung pemudik, bisa dianggarkan masing-masing, seperti Kedawung, Pulojaya, dan Desa Karyamukti.

"Menurut info memang gak ada, jadi nanti mungkin pake swadaya kepala desa, yang penting linmas bisa ada keterlibatan dalam kegiatan tersebut, " ungkapnya.

Sementara Kasie Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan H Eeng Haerudin, enggan memberikan komentar saat disinggung tidak adanya anggaran dari Mako untuk PAM Mudik di jalur Desa Cikarang, Cikalong, Tegalsari dan Tegalwaru. "No komen, silaunya tanya saja langsung ke Mako, " singkatnya.

Camat Majalaya Agus Kurnia mengatakan, informasi dari Trantib Kecamatan,  walaupun desa Ciranggon di lintasi pemudik roda dua, tapi tidak masuk plot PAM jalur mudik oleh Mako. Disinggung sumber anggaran lain, Agus mengaku bahwa PAM sekarang mungkin agak lain, meskipun demikian, pihaknya tetap perintahkan Kasie Trantib untuk kondisikan anggota Linmas melaksanakan tugas PAM di Desa masing - masing. "Informasi dari MP katanya gak ada (anggaran), tapi kita tetap kita perintah agar Linmas disiagakan di jalur mudik itu, " ujarnya. 

Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rachmat mengatakan, pihaknya menyayangkan kalau sampai memang tidak ada anggaran dari Mako untuk PAM Mudik Pol PP, padahal sama dengan jalur Johar - Cikampek, jalur roda dua yang melintas Cilamaya Kulon juga sering padat kendaraan. Terlebih, desa-desa yang dilintasi pemudik seperti Kiara, Bayurkidul dan Bayurlor sudah berdiri beberapa posko mudiknya, baik dari Polisi maupun PMI. "Harusnya sih ada, kan jalur ini juga sama dilintasi kendaraan pemudik, " herannya (Rdi).
Diberdayakan oleh Blogger.