Polisi Usut Penyebar Hoaks Anggota KPPS Bandung Tewas Diracun


PELITAKARAWANG.COM-.Polisi memastikan kabar viral anggota KPPS di Kelurahan Kebonjayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, tewas diracun merupakan informasi bohong. Polisi tengah mengusut penyebar hoaks tersebut. 

"Bukan diracun (meninggalnya). Hoaks. Makanya sekarang diusut (penyebar hoaks)," ucap Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Jumat (10/5/2019).

Asep menuturkan berdasarkan informasi yang didapat, anggota KPPS bernama Sita Fitriati itu menderita sakit TBC.

"Itu TBC sudah lama, sedang dalam berobat dia jadi anggota KPPS. Saat tanggal 17 (April 2019) itu dia ngedrop, pulang jam 12 siang. Sampai kemarin dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin enggak sembuh, terus meninggal dunia," kata Asep. 

"Kalau benar (diracun) kita pasti bertindak, justru ini hoaks," kata Asep menambahkan.
Kabar sebelumnya tentang meninggalnya petugas KPPS bernama Sita Fitriati asal Kota Bandung menjadi bahan hoaks oleh oknum tidak bertanggung jawab. Di media sosial beredar, Fitria meninggal akibat kandungan racun di dalam tubuhnya. 

Kabar meninggalnya Sita itu disebarkan oleh pemilik akun Facebook bernama Dody Fajar. Dalam postingannya itu, dia menyampaikan informasi terkait meninggalnya Sita Fitriati seorang anggota KPPS 32, RW 12, Kelurahan Kebon Jayanti, Kota Bandung.

Kemudian dijelaskan dalam postingannya, bila almarhumah merupakan mahasiswi tingkat akhir berusia 21 tahun. Selain itu terdapat keterangan diduga penyebab meninggalnya petugas tersebut.

"Ditemukan zat kimia C11H16NO2PS dalam tubuh korban KPPS, efek dari Racun....VX (nama IUPAC: O-ethyl S-[2- (diisopropylmino) ethyl] methyphosphonothioate) merupakan senyawa golongan organofosfat yang sangat beracun," tulisnya dalam postingan tersebut. 


Selain itu, dalam postingan itu juga menampilkan dua foto atau gambar. Foto pertama memperlihatkan adanya gambar dengan tulisan 'Misteri Kematian Petugas KPPS 2019'. Sementara foto ke dua nampak dua orang perempuan dan salah satunya diduga sebagai petugas meninggal. 

Kabar yang sama juga dibagikan oleh akun twitter bernama PEJUANG PADI @5thsekali. Sama dengan Dody Fajar, akun PEJUANG PADI juga menuliskan keterangan dan mencantumkan foto tersebut.(detik).
Diberdayakan oleh Blogger.