Kamis, Mei 23, 2019

Program Ayam "Bekerja"Telan Korban Nyawa di Pulokalapa

 

PELITAKARAWANG.COM-.Ratusan anak ayam program Bedah Kesejahteraan Rakyat (Bekerja) Kementrian Pertanian, baru turun dua hari di Desa Pulokalapa.Namun,ketersediaan kandang yang belum representatif,ternyata menelan korban jiwa,Kamis sore 23/5.
FOTO ILUSTRASI
Jibran bin Casyadi ,(balita 2,6 tahun),Dusun Krajan RT 02/02 tak sengaja menyentuh lampu penghangat anak ayam di dalam Kardus saat kondisi tangannya basah, tak ayal, kandang berbahan kardus yang di simpan di dapur itu, membuat balita bungsu pasangan Casyadi dan Eni itu, harus meregang nyawa kesetrum lampu penerangan dan penghangat ayam yang baru turun 2 hari tersebut. 

Trantib Desa Pulokalapa Dedi Rusdi mengatakan,Jibran tergeletak terpental sesaat setelah menyentuh lampu kandang ayam yang di simpan di sekitaran dapur.Kejadian bermula, saat ibunda Jibran, Eni, memasak di dapur bersama anak ketiganya itu, diduga karena lengah, Jibran yang sedang minum air kemasan dengan kondisi tangan yang basah itu, di duga menyentuh lampu dalam kardus yang terjangkau olehnya.Sejurus kemudian, Jibran terpental dan kaku hingga membuat shock Eni ibunya.Pasalnya, sang ayah yang juga Anggota Linmas inti Desa Pulokalapa itu, sedang "rontok" padi di daerah Poponcol Desa Ciwulan.Sontak saja,Jibran yang terbujur kaku langsung di evakuasi ke Bidan Desa namun tidak sanggup, kemudian ke Klinik Dheeraj juga tidak ada dokternya sampai akhirnya di bawa ke Klinik Medika Wadas, namun kondisi Balita itu, memang sudah tidak tertolong. "Tangannya basah, ibunya lagi masak. Kebetulan kardus kandang ayam itu ada di dapur pake lampu, katanya sih di sentuh dan langsung terpental, "Katanya.

Lebih jauh ia menambahkan, kejadian yang berlangsung pukul 17.00 itu, sempat membuatnya loss kontak dengan bapaknya yang masih di sawah untuk mengabarinya. Wal hasil, selain hendak di identifikasi Polres, keluarga yang berduka juga pasrah atas kejadian tersebut. "Jenasah bayi itu langsung di kebumikan, keluarga sudah pasrah. Namun, pihak Polsek dan Polres tengah melakukan identifikasi lebih lanjut atas kejadian ini, " pungkasnya. 

Seperti di ketahui, program bekerja merupakan garapan Dirjen Kementan, dibagi beberapa gelombang, ribuan anak itik di berikan cuma-cuma kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 4 Kecamatan,yaitu Lemahabang,Telagasari,Purwasari dan Tirtamulya. Selain pakan,vaksinasi juga di dampingi langsung Kesmavet dari Dinas Pertanian, namun, karena pengadaan kandang ayam 50 ekor per KPM itu baru datang setelah usia ayam genap sebulan,rata-rata penerima KPM baru mengandangi anak-anak ayam itu dengan kardus sementara dan penyinaran lampu oleh KPM. (Rdi).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

BERITA TERBARU

Back to Top