Kamis, Juni 13, 2019

BanGub Lambat Cair, Kades Karawang "Merengek" ke DPMPD Jabar

 

PELITAKARAWANG.COM - Bantuan Gubernur (BanGub) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp127 Juta tahun 2019 ini, lambat cair. Pasalnya, sudah triwulan kedua, bantuan yang alokasinya buat fisik, tunjangan kinerja dan pengadaan bantuan android bagi RT itu, baru cair 42 desa saja, sementara sisanya,masih nihil.Ada berkasnya yang sudah masuk, ada juga yang memang belum mengusulkan.Mengantisipasi itu, para Kades yang tergabung dalam forum Apdesi Karawang, " Merengek " ke kantor DPMD Jawa Barat, Kamis pagi 13/6 untuk mendesak pencairan, utamanya bagi desa yang mau habis jabatan 18 Juli mendatang.
 
"Di Majalaya, semua desanya belum cair. Padahal ajuan sudah masuk semua, gak tahu kenapa ! Makannya kita dukung dan dorong para kades ikut serta nimbrung di Provinsi mempertanyakan hal ini, " Kata ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Majalaya, Enin Sutisna. 

Senada dikatakan Kades Rawagempol Wetan, H Udin Abdul Gani. Humas Apdesi ini, menyebut, Apdesi memfasilitasi Kades-Kades ikut serta mendatangi kantor DPMPD Jawa Barat. Ingat, beberapa rekan kades, banyak yang mau habis jabatan pada 18 Juli nanti, jadi artinya sejumlah serapan anggaran setidaknya harus bisa dilaksanakan sebelum tanggal itu, termasuk juga belasan di Bulan Desember. Karenanya, atas arahan dan intruksi Ketua Apdesi dan koordinasi dengan DPMPD Karawang, para kades diharapkan juga aktif berkoordinasi dengan DMPD.Karena, sejauh ini, data yang masuk, usulan dari desa sudah 246 desa ke DPMPD Provinsi, namun baru 42 desa saja yang sudah cair, termasuk desanya. Disisi lain, ada 51 Desa yang belum mengusulkan, karena instrumennya yang belum sempurna. Sehingga, catatannya sebut Udin, ada 204 desa yang proposal mengendap, masih juga belum di proses pencairannya. "Dari 246 yang sudah mengusulkan, baru 42 desa yang cair, makannya kita ke DPMPD Provinsi, " katanya. 

Beberapa Kades dan perwakilan Kades, sudah bergerak dari Karawang Barat menuju Bandung, kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wib. Diharapkan, hasilnya nanti bisa ada lampu hijau soal serapan dan pencairannya. "Kita sudah berangkat dari Karawang Barat, semoga ada hasil pulang nanti, " pungkasnya. (Rdi).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

BERITA TERBARU

Back to Top