Minggu, Juni 09, 2019

Wisata Tangkolak-Pasirputih Belum Banderol Harga Karcis

 

PELITAKARAWANG.COM - Disaat lokasi wisata lain sudah membanderol harga karcis karena jadi target pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di genjot Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).Dua lokasi wisata teranyar di pesisir pantai Karawang, masih menggratiskan pengunjung masuk ke wahana wisata, yaitu Pantia Pasirputih di Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon dan Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan. Selain menyuguhkan panorama hutan mangrove yang di tata rapi dengan jembatan bambu dan suguhan replika bagi pengunjung milenial, dua lokasi yang memiliki galeri Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) ini, juga menyuguhkan wisata Diving dan kunjungan ke Pulau Pasir beberapa mil dari bibir pantai. 

Nurifan, Aktivis lingkungan dan mangrove di Tangkolak mengaku, kunjungan wisatawan sangat banyak ke pantai ini. Bahkan, lokasi wisata kaya sejarah pesisir dan hutan mangrove yang lebat ini, belum membanderol harga karcis selama libur lebaran tahun ini. "Masuk masih gratis, gak ada banderolan harga karcis, "ujarnya.

Kades Sukakerta H Bukhori mengatakan, tak kurang dari seribu pengunjung yang datang setiap hari ke Tangkolak ini. Selain di suguhkan kearifan lokal keseharian para nelayan, hutan mangrove dan galeri BMKT juga jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Jika sesekali ingin diving dan naik perahu ke pulau pasir misalnya, ada pendamping yang siap mendampingi para pengunjung selama liburan di pantai Tangkolak ini. " Sehari kurang dari seribu pengunjung datang ke sini, "ujarnya. 

Senada dikatakan anggota Pokmaswas Mina Jaladri Pasirputih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Suhaeri. Ia mengaku, secara fasilitas lokasi wisata di Pasirputih dengan hutan mangrove dan pengadaan gazebo masih belum sempurna dan belum siap. Namun, lokasi pusat restorasi penanaman mangrove (PRPM) ini, sudah banjir kunjungan dari wisatawan dalam dan luar daerah Karawang. Padahal, pihaknya juga tidak memberlakukan karcis masuk, kecuali hanya sebatas parkir alakadarnya. "Sebenarnya kita belum siap, utamanya soal fasilitas. Tapi liburan ini buktinya sudah ramai, padahal belum kita berlakukan karcis, " ujarnya.

Suhaeri menambahkan,Rencananya, Gazebo di tengah hutan mangrove, mau di bikin lagi trek yakni di perpanjang sampai ke pulau pasir, terus gasebo dan menara pemantau yang diperkirakan rampung 20 hari lagi. Karenanya, belum resmi dibuka saja, pengunjung di Pasirputih ini mencapai 1.200 orang perharinya, dibanding hari-hari biasa yang sampai 300 - 600 orang. "Alhamdulilah banyak sih, walaupun fasilitas masih dalam tahap penyempurnaan, " Pungkasnya.(rdi).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

BERITA TERBARU

Back to Top