Bupati Karawang: Banyak Kurikulum SMK Belum Sesuai Kebutuhan Kerja


PELITAKARAWANG.COM - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan masih banyak kurikulum pendidikan tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerah itu yang belum sesuai dengan kebutuhan kerja di perusahaan-perusahaan.


"Kita mengakui, kurikulum yang diterapkan di SMK masih belum menyesuaikan dengan kebutuhan di dunia kerja," katanya, disela kegiatan Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan untuk Raih Prestasi (Inspirasi), di Karawang, Kamis

Atas kondisi itu, ia mengaku sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat Dadan Sugardan untuk berkomunikasi dengan Kemendikbud.

Tujuannya agar ditemukan formula kurikulum pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peluang kerja. Apalagi Karawang kini sudah banyak industri

"Kami ingin kebutuhan perusahaan dengan 'skill' lulusan SMK ini sesuai. Jadi kurikulumnya harus disesuaikan dengan kebutuhan," kata dia.

Menurut bupati, penyesuaian kurikulum SMK dengan kebutuhan peluang kerja itu bisa dilakukan.

Contohnya, kata dia, seperti siswa kelas I SMK, mereka mendapatkan teori. Kelas II mereka sudah mendapatkan pendidikan praktik lapangan 50 persen dan teori 50 persen.

"Lalu untuk kelas III mereka mendapatkan praktik 100 persen langsung di perusahaan," demikian Cellica Nurrachadiana(Ant)
Diberdayakan oleh Blogger.