Kamis, Juli 11, 2019

Bupati - Pengusaha, Tanam Mangrove Berjamaah di Tangkolak

 

PELITAKRAWANG.COM.- Memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH), Bupati Karawang dr Cellica Nurachadiana tanam mangrove berjamaah bareng 40 perwakilan perusahaan dan Pertamina PHE ONWJ di Pantai Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan, Kamis 11/7. Didampingi Pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kasatpol Air Polres Karawang, bibit mangrove ragam varietas itu ditanam di atas lahan seluas 52 hektar. 


Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Karawang, Rosmalia
mengatakan, Mangrove merupakan ekosistem yang merupakan potensi sumber daya alam yang bernilai ekonomis. Mangrove, akan rentan rusak jika kurang pengelolaan. Betapapun, sisi manfaatnya, mangrove ini jadi sumber pencaharian masyarakat dan tempat pemijahan ikan di laut lepas. Karenanya, memperingati hari lingkungan hidup ini, Pemkab Karawang bersama 40 perusahaan dengan rincian 25 dari Kawasan KIIC dan sisanya dari kawasan lainnya ditambah Pertamina PHE ONWJ, bersama-sama simbolis tanam 40 ribu mangrove di dua lokasi, yaitu Tangkolak dan Pasirputih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, sebagai wujud kepedulian dan kontribusi pemerintah, perusahaan dan stakeholder terkait pada lingkungan. "Dibantu perusahan, kita simbolis peringati HLH ini dengan tanam 40 ribu mangrove di Tangkolak dan Pasirputih, " ungkapnya. 

Bupati Karawang, dr Cellica Nurachadiana mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Sukakerta jadi potensi bahari yang akan dimiliki Karawang. Dengan lahan 52 hektar dan dengan dukungan perusahaan pihaknya  komitmen majukan wisata pesisir di Karawang ini. Ia sebut, anggaran infrastruktur di Karawang ini mencapai  Rp900 milyar, dimana diantaranya disiapkan untuk pelebaran jalan di lokasi wisata seperti Tangkolak ini biar lebih representatif. Sebab, ia dengan, wisata hutan mangrove di lokasi ini, sudah menyedot wisatawan 20 ribu lebih ditahun ini, bahkan 3 ribu diantaranya juga menikmati wahana snorkling dan diving di laut yang kaya potensi pulau karang, pulau pasir dan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). "Kita bangga, desa Sukakerta dan juga Sukajaya ini jadi lokasi wisata bahari yang di miliki Karawang di masa mendatang, " katanya.
Dihari lingkungan hidup yang di peringati ini, ia mewanti-wanti masyarakat agar menjaga mangrove yang sudah ditanam dan tidak membuang sampah sembarangan. Boleh jadi yang ditanam ini belum dirasakan besar manfaatnya, tetapi 20 - 30 tahun kedepan, anak cucu kita bisa menikmatinya. Sebab, mangrove ini jadi penopang pencegahan abrasi. "Kalau anggarkan sabuk pantai dan pemecah gelombang itu mahal dan cepat rusak, tapi lewat mangrove ini akan lebih terjaga di masa-masa mendatang, " Katanya.
Dirinya menghaturkan terimakasih kepada perusahaan yang sudah berpartisipasi menyumbangkan mangrove untuk pelestarian lingkungan di Karawang, khususnya bibit mangrove yang di tanam di Pasirputih dan Tangkolak ini. "Kepada perusahaan yang berpartisipasi, terimakasih supportnya di hari lingkungan hidup ini, " pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top