Rabu, Juli 31, 2019

Jelang Tanam, Warga Cilamaya Ngarak Tumpeng Raksasa

 

PELITAKARAWANG.COM - Tradisi hajat bumi masih lestari di Desa Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan. Jelang masuk musim tanam padi, para petani bersama masyarakat dan aparat desa bersukaria keliling kampung "Ngarak" tumpeng raksasa dengan tinggi 3 meter. Puncak kegiatan syukuran itu, di akhiri dengan ragam doa berjamaah dan sedekah nasi wuduk serta panganan hasil bumi di halaman kantor desa (31/7).

Kadus Tumaritis Desa Rawagempol Kulon, Walim mengatakan, masyarakat kembali lestarikan syukuran hajat bumi pada Rabu (31/7) ini. Kemeriahan begitu nampak saat semua warga tani ikut serta "Ngarak" tumpeng keliling kampung. Ukurannya, sebut Walim,tak lazim dari biasanya, karena di buat berjamaah dengan ukuran setinggi 3 meter dengan warna-warni khas, sebagai simbol keluhuran dan rasa syukur kepada Allah SWT jelang masa tanam padi. "Sebagai ungkapan syukur, hajat bumi ini perdana kembali di gelar dan tempatnya di pusatkan di halaman kantor Desa, " katanya.

Walim menambahkan, selain tumpeng, hasil bumi dan buah-buahan juga diarak keliling kampung sebagai wujud syukur secara simbolis dan berharap kembali diberikan rizqi melimpah di musim panen yang akan datang. Hadir dalam kesempatan hajat bumi tersebut, kepala Desa Rawagempol Kulon H Ade Laide, tokoh masyarakat di simpang tiga Waryamin dan para tokoh agama. "Dengan sedekah dan ungkapan syukur, berharap hasil panen di musim tanam kali ini, melimpah, " harapnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top