Selasa, Juli 30, 2019

Kades Pasirukem : Bantuan Alsintan Hanya Manjakan Poktan Terus

 

PELITAKARAWANG.COM -  Alat Mesin Pertanian (Alsintan) hasil bantuan Kementrian Pertanian (Kementan) sudah sering memanjakan kelompok tani (Poktan) di Karawang. Sehingga, sisi manfaat yang di dapati petani masih setengah-setengah setiap musim. Mulai Traktor, Kombain, Power Tresser, Pompa hingga alat tanam padi. Karenanya, bantuan tersebut, di wanti-wanti agar bisa melalui jalur BUMDes dengan pendapatan sewa masuk kas Desa, bukan kelompok atau pribadi. 

Dikatakan Kades Pasirukem, H Sehu Supomo. Tidak efektif bantuan alsintan melulu di guyur ke Dinas kemudian datang ke kelompok tani. Terlebih, Poktan yang menerima, herannya setiap tahun itu-itu saja. Dari sisi manfaat, sebut Sehu, juga tidak semua petani bisa merasakannya, seperti traktor misalnya, banyak kesan bantuan itu jadi milik pribadi ketua kelompok tani sehingga membanderol biaya sewa cukup mahal saat pengolahan tanah, duitnya sebut Sehu pasti masuk kelompoknya saja. Pola semacam ini, harus di rubah, karena alsintan tidak boleh dirasakan petani secara parsial atau setengah-setengah. "Setiap bantuan datang ke kelompok tani, seperti di miliki dan membanderol biaya sewa semaunya, " sesalnya. 

Sehu menambahkan, lain halnya jika bantuan itu seandainya bisa turun ke desa melalui BUMDes misalnya. Maka, alsintan itu di pastikan bisa memenuhi rasa keadilan bagi semua kelompok tani dan buruh tani di setiap lahan sawah yang ada di desa. Uang sewa, sambungnya, tetap diberlakukan, tapi masuknya buat kas desa dan perawatan alsintan itu sendiri agar tetap mulus. "Coba kalau melalui BUMDes, di kelola dan dirawat teknisinya serta bisa memenuhi rasa keadilan, ini harus dilakukan, "sarannya.

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Cilamaya Kulon, Sanjaya SP menuturkan kendalikan kekeringan dan jaga-jaga saat ini, mohon saat kekurangan alsintan bisa dikoordinasikan dengan penyuluh pertanian, ajukan ke Dinas, melihat saat ini, Traktor dan Pompa air memang cukup banyak di butuhkan. Ketersediaan traktor untuk lahan lebih dari 5 ribu hektar, seharusnya memang bisa sampai 90 unit, namun yang ada justru 30 traktor. Itupun, 3 diantaranya melaporkan kehilangan traktor dilapangan. "Soal bantuan, sejauh ini baru bisa dilakukan dan diajukan oleh Kelompok Tani (Poktan) dan diterima juga oleh Poktan dari Kementan, belum bisa ke yang lain seperti BUMDes, " (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top