Jumat, Juli 19, 2019

Kapolres Karawang : Keamanan Proyek Sutet Masih Kondusif dan Aman

 

PELITAKARAWANG.COM - Proyek PLTGU Jawa 1 di Pangkalan Cilamaya yang menelan anggaran investasi puluhan Triliun rupiah, menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat dalam dan luar Cilamaya. Proyek dengan kapasitas 1.760 MW yang di launching langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution ini, masih panjang tahapan progresnya sampai 2021 mendatang. Persoalan rekrutmen serapan tenaga kerja yang membutuhkan sekitar 4.600 selama masa kontruksi dan gangguan keamanan selama tahapan proyek, rentan terjadi. Namun, Kapolres Karawang memastikan, sampai Juli ini, situasi keamanan di proyek garapan PT Jawa Satu Power itu, masih kondusif dan aman.


"Sampai saat ini, keamanan masih kondusif dan aman, ini yang harus dijaga bersama, " Kata AKBP Nurendi Irwansyah saat di Cilamaya Jumat, 19/7.
Ia menambahkan, pihak perusahaan dan kontraktornya sejauh ini baik dalam memberdayakan tenaga kerja dan sosial kemasyarakatan. Tak sedikit, bantuan-bantuan keagamaan dan ekonomi digulirkan. Ia yakin, Kontraktor dan JSP ini miliki aturan keselamatan kerja yang optimal, tinggal di dukung semua pihak untuk saling koordinasi dan jaga keamanan, mengingat proyek ini adalah prioritas nasional yang harus di dukung semua pihak. "Harus di dukung, kerjasama yang baik semua pihak, utamanya masyarakat, " katanya. 

External Affair PT Jawa Satu Power Tig Yulianto mengatakan, pihaknya sudah sepakati maksimalkan aturan buruh yang ada, sambil kontinyu pihaknya juga berupaya menghindari percaloan dan oknum yang memanfaatkan situasi. Tak jarang, musyawarah dan konsultasi dilakukan, bahkan mengumpulkan ulang pihak-pihak yang memang berkepentingan untuk klarifikasi. Soal tenaga kerja, sebutnya, pihaknya baru menyerap diangka sekitar 1.940, baik lokal Cilamaya maupun non lokal. Diharapkan, progres yang terus digarap Samsung C and T, PT Meindo dan General Elektrik (GE) terus meningkat lebih baik lagi. "Kita apresiasi support dari Kapolres dan Dandim, semoga ini jadi momentum dalam menciptakan keamanan lebih baik lagi, "pungkasnya. 

Seperti diketahui, PLTGU Jawa 1 di Cilamaya ini, merupakan pembangkit pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang memadujan infrastruktur gas (LNG-FSRU) dan pembangkit listrik. PLTGU ini mempunyai kapasitas 1.760 MW. Pengerjaan PLTGU Jawa 1 sendiri dilakukan oleh PT Jawa Satu Power, yang merupakan  konsorsium dari PT Pertamina Power Indonesia (PPI) - anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero), Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation. Sementara untuk pembangunan konstruksi dipercayakan kepada General Electric (GE), Samsung C&T (Samsung) dan PT Meindo Elang Indah (Meindo), termasuk  pemeliharaan pembangkit listrik selama 25 tahun. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

LEGISLATIVE KARAWANG

Back to Top