Kamis, Juli 04, 2019

Super, Paud Ini Gelar Festival Sampah

 

PELITAKARAWANG.COM- Sampah, identik dengan hal yang jijik dan bau. Namun, bagi lingkungan masyarakat dan lembaga Paud Alam Al Firdaus di bawah kendali Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Asolahiyah Desa Muktijaya Kecamatan Cilamaya Kulon, sampah justru di sulap dengan produk kompetitif yang memiliki nilai tambah. Bahkan, seharian penuh, Paud berbasis sampah yang menikberatkan pada pendidikan pemberdayaan sampah ini, mengomandoi lomba dan festival sampah berhadiah jutaan rupiah secara open, Kamis 4/7.


Siti Marini, Pengelola Paud Alam Al Firdaus mengatakan, dengan mengangkat tema "Dari Sampah Jadi Indah", pihaknya ingin memberi edukasi kepada masyarakat, bahwa sampah bukan identik saja dengan hal yang jijik dan bau. Tetapi, bisa menjadi nilai tambah yang kompetitif ditangan-tangan kreatif jika di berdayakan. Karenanya, lewat lomba festival sampah yang di ikuti 256 peserta dari dalam dan luar Kecamatan Cilamaya Kulon ini, pihaknya berkomitmen mendelivery kesadaran masyarakat akan sampah dan ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pola pikir bersih lingkungan. "Semua sampah baik organik dan non organik ditangan kreatif, karenanya kita buktikan lewat lomba dan festival ini, " katanya. 

Kegiatan lomba yang di dukung penuh PT Pertamina Asset 3 Subang Field ini sambung Marini, disambut antusias masyarakat, karena mendaur ulang sampah yang di replikasi menjadi miniatur, kerajinan buah tangan, dan lainnya ini, di sediakan hadiah dan doorprise jutaan rupiah. Bahkan, dalam lomba, penjuriannya juga tidak sembarangan, karena pihaknya melibatkan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsika, Aktivitas Dinas Lingkungan Hidup, Manajemen PT Pertamina EP dan Kasie Paud Disdikpora Karawang. Ia berharap, setelah ini semoha masyarakat bisa mengedukasi kepada yang lainnya  dalam menjaga dan mengelola sampah, sebab, ketika sampah di kelola, maka, bukan lagi jadi ancaman. "Ketika sampah di kelola, maka sampah bukan lagi ancaman, "tuturnya. 
Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rachmat mengapresiasi festival sampah yang digelar pihak Paud Al Firdaus ini. Dirinya tidak menyangka, kreatifitas dari sampah yang biasa dibuang itu, bisa memiliki nilai tambah dan seni yang tinggi ditangan para kreatornya. Jadi, bukan soal sampah bisa di sulap jadi barang kompetitif saja, tetapi bagaimana ini bisa di contoh masyarakat pada umumnya, utamanya soal kebersihan dan pengelolaan sampah di setiap lingkungannya. "Banyak jenis sampah di sulap jadi kerajinan yang sangat baik, tentu kita apresiasi ini, " ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kades Muktijaya Sawa Isyirot dan
Ikrimatul Maknun/Rima, CDO PT Pertamina EP Subang Field. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

Banner

BERITA TERBARU

Untuk Menghubungi Admin.

Back to Top