Tahun 2020,Guru Karawang Bakal Mendapatkan TPP

PELITAKARAWAMG.COM-.Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengakui bakal ada lonjakan belanja senilai Rp 350 miliar dalam ABPD Karawang tahun 2020 nanti. Lonjakan anggaran terjadi karena di 2020 ada perhelatan Pilkada, pengangkatan P3K (pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak), dan meningkatan TPP (tambahan penghasilan pegawai) khusus guru.
"Beban anggaran tahun mendatang cukup berat," ujar Cellica, seusai menggelar rapat dengan Sekretaris Daerah, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di aula kantor Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Selasa, 16 Juli 2019.
Menurutnya, untuk keperluan Pilkada diusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 150 miliar. Sementara untuk keperluan pengangkatan P3K dibutuhkan anggaran sedikitnya Rp 140 miliar dan untuk meningkatkan TPP sekira Rp 90 miliar. 
Lonjakan anggaran sebesar itu, lanjut Cellica, baru pertama kali terjadi di Pemkab Karawang. Oleh karena itu, dirinya bersama jajaran harus segera mengambil langkah strategis agar tidak terjadi defisit anggaran terlalu dalam di 2020 nanti.
"Ada bebarapa langkah yang sudah kami sepakati di antaranya menggenjot PAD dan memangkas anggaran di setiap OPD sebesar 13 persen," tutur Cellica.
Saat ini, lanjut dia, PAD Karawang masih berada pada angka Rp 1,25 triliun. Diharapkan, tahun mendatang bisa meningkat signifikan dengan menggali potensi-pontensi yang ada.
Selain itu, semua OPD diwajibkan melakukan efesiensi anggaran dengan memangkas kegiatan-kegiatab yang kurang perlu. "Tahun mendatang diusulkan tidak ada lagi pembelian seragam dinas atau pembelian pakaian khusus pada acara-acara tertentu," katanya.
Kegiatan lain yang dibatasi, sambung Cellica, adalah menggelar kegiatan di hotel atau rapat di luar daerah. Semua OPD harus mengoptimalkan penggunaan gedung yang dimilikinya atau memakai gedung Pemkab ketika ada kegiatan besar.
Dengan cara itu, lanjutnya, diharapkan  defisit anggaran tidak terjadi atau angkanya bisa ditekan sekecil mungkin. "Jumat nanti kami akan kembali menggelar rapat untuk membahas usulan anggaran yang diajukan masing-masing OPD. Jika ada yang kurang tepat atau tidak begitu urgen, ya usulan anggaran itu kami coret," katanya.
Meski begitu Cellica berjanji tidak akan memangkas anggaran untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia ingin defisit tertutupi tanpa harus mengorbankan program-program setrategis Pemkab Karawang.(PR).
Diberdayakan oleh Blogger.