Tanpa Kusen, Proyek Aula Kecamatan Tempuran "Nanggung"

PELITAKARAWANG.COM- Muspika Kecamatan Tempuran, mampu bernafas lega. Pasalnya, aula kantornya yang terancam ambruk sudah mulai di garap rekanan Dinas PUPR semingguan terakhir. Namun, dengan anggaran Rp200 juta, pihak rekanan disebut-sebut tidak akan menggarap tambahan kusen, karena tidak ada dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

"Itu, kaca juga beberapa jadi pecah akibat proses garapan. Sekarang ditanya apakah pakai Kusen, mata mandornya gak ada dalam RAB. Jadi, ya Rp200 juta itu nanggung saja, masa dibetulin atasnya, kusen lapuk masih dibiarkan, " kata Kasie Keses Kecamatan Tempuran, Ade Sopandi. 

Senada dengan itu, Sekretaris Camat Tempuran Komarudin mengaku, pihak kecamatan sebenarnya sangat mengapresiasi terwujudnya rehabilitasi aula kantor Kecamatan. Mengingat, sudah beberapa bulan terakhir, rapat-rapat kecamatan dan Minggon, di alihkan ke tempat lainnya lantaran khawatir ambruk. Namun, sebutnya, pekerjaan yang saat ini digarap di wanti-wantinya agar berkualitas bagus dan ganti setiap material yang rusak akibat pekerjaan, seperti kaca pecah dan lainnya. Lagi pula, selama pekerjaan di mulai semingguan terakhir, pihaknya tidak pernah tahu siapa pemborong dari dari perusahaan mana. "Kita sih apresiasi, karena aula ini terwujud rehabilitasinya, tapi tolong kualitas harus diperhatikan. Jadi harus rapi dan baik, " pintanya. 


Ia membenarkan, anggaran untuk rehabilitasi aula itu Rp200 juta, hanya saja konon itu hanya cukup dengan baja ringan, atap dan juga plafon saja, sementara kusen dan bagian tembok yang retak, itu di luar RAB. "Kita sayangkan saja, kok anggaran gede gak sampai ganti kusen, bahkan penambahan kaca misalnya, " katanya. (Rdi)
Diberdayakan oleh Blogger.