Senin, Juli 22, 2019

Upaya Keras Stabilkan "Bendung" Limbah Pertamina di Perairan Karawang

 

PELITAKARAWANG.COM - Kebocoran Minyak dan gas akibat flow gelembung gas dan minyak di anjungan lepas pantai YYA-1 area PHE ONWJ harus cepat di atasi agar limbah tidak menyebar luas ke wilayah pesisir. Menurut informasi yang diterima Pelitakarawang.com, pihak Pertamina ONWJ, selain sudah mengosongkan para pekerja di lokasi kejadian, juga bergerak cepat melakukan pemasangan pembendungan atau oilboom untuk mengantisipasi menyebarnya limbah. Bahkan, pembersihan, penyedotan dan penyemprotan limbah yang ada di lokasi dan di luar juga tak ayal di lakukan oleh kapal milik Pertamina.

"Sekarang sudah stanby beberapa kapal pertamina dan 2 unit Kapal KRI AL di sekitar lokasi  untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, termasuk kabarnya juga di pasang oilboom di beberapa sungai, seperti sungai buntu,cemara dan Tambaksumur," Kata Kapolsek Cilamaya Kompol Sutedjo SH meneruskan informasi di lapangan.

Dalam rilisnya, Kasatpol Air Karawang AKP Sitorus mengatakan, pihaknya telah dan sedang dilaksanakan pengamanan di lokasi kejadian bersama dengan BKO ditpolair Polda Jabar dengan 1 unit kapal patroli.  Disamping itu juga, tengah dilaksanakan imbauan kepada masyarakat pinggir pantai, sehubungan dengan adanya dampak limbah yang menyebar ke bebebapa muara, seperti sungai buntu, Cemara Jaya, sedari,tambak sari dan Pakisjaya. "Kita juga Memberdayakan dan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat untuk membantu menanggulangi dampak kejadian tersebut, " katanya.

Hasil Konpirmasi dengan Vice President Relations Pertamina Hulu, Ifki Sukarya bahwa kejadian tersebut, berawal dari dilaksanakan pembersihan pipa-pipa sumur dilokasi kejadian, saat dilakukan pembersihan selama 2 hari, muncul gelembung - gelembung di sekitar pipa dimana gelembung tersebut berupa campuran lumpur, minyak dan gas, awalnya kecil lama kelamaan membesar, sampai saat ini gelembung gelembung masih terjadi. Untuk sementara, giat penanggulangan menghentikan keluarnya gelembung-gelembung  belum dilakukan karena menunggu para ahli. Pihak pertamina sementara ini fokus/mengutamakan penangananya pada dampak yang di timbulkan berupa limbah, yakni Pemasangan pemasangan oil boom di setiap muara, sosialisasi kepada masyarakat. (Rdi/Rls)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

LEGISLATIVE KARAWANG

Back to Top