Dr Ferry : Faktanya, Kependudukan Karawang Sudah Lampu Kuning

PELITAKARAWANG.COM - Seminar Kependudukan digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang, Kamis (15/8). Bertempat di Aula Universitas Singaperbangsa (Unsika) Karawang, Kegiatan  yang di cover Penulis Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB) tersebut,  mengangkat tema "Menatap Bonus Demografi dan Tantangan Kota Urban Masa Depan" itu, ikut di hadiri mahasiswa dan lintas organisasi. Hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah narasumber spesialis, antara lain. Ir.Rindang Ekawati,M.sc Peneliti Ahli Utama BKKBN, drg Putih Sari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI,  H.Eka Sanatha,SH.,MM Kepala Bappeda dan Dr.Ferry Hadiyanto,MA Ketua Koalisi Pendudukan Jawa Barat.

Dalam paparannya, Ferry Hadiyanto MA mengatakan, Kabupaten Karawang sudah lampu kuning soal kependudukan, artinya secara konsep yang seharusnya terjadi di Kabupaten Karawang adalah itu, ternyata faktanya tidak begitu. "Misalnya ketika ekonomi membaik pengangguran turun, di Karawang itu ekonomi membaik pengangguran juga meningkat," jelasnya. 

Semua ini, menurutnya, ada sesuatu yang salah, sesuatu yang salah itu kemungkinan berasal dari kondisi kependudukan yang sudah lampu kuning tadi, yang tidak dikendalikan optimal. Seperti migrasi masuk, lalu tenaga kerja tidak terdidik atau Kemampuan atau kompetensi dari tenaga kerja tidak memadai. " Itulah kondisi yang harus diperbaiki," ucap Ferry 

Ferry juga memberikan saran atau solusi terhadap pemerintah Kabupaten Karawang, supaya lebih baik. Diantaranya, Pemerintah harus memiliki perencanaan yang bagus, 5 tahun kedepan mau jadi apa? dan seterusnya.

"Yang kedua, terkait pemberdayaan pada masyarakat, kita tidak ingin masyarakat asli Karawang itu menjadi inferior terhadap pendatang. Terus terang dengan banyak masyarakat Karawang  latar belakang petani, jadi ketika melihat industri besar itu mereka menjadi inferior, nah itu sudah tidak boleh," jelasnya.

Adapun caranya, ia jelaskan, konsep pemberdayaan dan penguatan mental dan mindset menjadi kekuatan dari komunitas, dari pembangunan Kemasyarakatan dan keluarga menjadi hal penting. Bisa di lihat 10 tahun yang akan datang. Ketika masyarakat itu digerakan dengan komunitas yang baik dengan kekeluargaan yang baik. Dengan norma yang baik, lalu perencanaan pemerintah dengan pembangunannya juga akan berjalan dengan baik. "Maka akan terjadi kecocokan, masyarakat ternyata pas dengan konsep pembangunan dan pembangunannya juga pas dengan kebutuhanan masyarakat seperti apa, itu yang harus diperjuangkan Karawang. Kalau sekarang pembangunan tetap berjalan. Tapi masyarakatnya tidak bisa ngikutin, yang akhirnya pembangunan itu dinikmati oleh pendatang,"pungkasnya. (Rdi)
Diberdayakan oleh Blogger.