Kamis, Agustus 22, 2019

Kemelut Pasar Cikampek 1 Rugikan Pedagang

 

PELITAKARAWANG.COM - Konflik pengelolaan Pasar Cikampek I berbuntut panjang, selain merugikan pedagang, imbas dari pengelolaan yang tidak optimal juga membuat tidak nyaman pedagang berjualan.

Rahman Firmansyah (30), salah seorang pedagang di Pasar Cikampek I mengharapkan, konflik soal pengelolaan pasar harus disudahi, karena banyak pedagang yang dirugikan. Jika terus berkepanjangan,  Pemda harus tegas dan mau turun tangan mengambil alih pasar ini. " Kami minta Disperindag urus Pasar Cikampek, " katanya.

Menurut Rahman, sudah bertahun-tahun, permasalahan ini seharusnya tidak membuat pedagang semakin kesal. Karena, Yang lebih ia sayangkan, sejauh ini sikap Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan sendiri dirasakan tidak bersikap tegas.

“Kita minta Disperindag bersikap tegas, untuk mengambil alih pengelolaan pasar ini,” harapnya.

Rahman menceritakan kios yang ia tempati sering dirusak ulah oknum tidak bertanggungjawab. Bahkan ada yang menutupnya. Hal itu akibat dari konflik pengelolaan pasar. “Belum lagi hal lainnya, retribusi pun kami bayar tiap hari. Tapi kenyamanan tidak ada. Sebab itu, Disperindag harus menyelesaikan permasalahan ini,” pintanya.

Sementara informasi yang diterima wartawan konflik pengelolaan Pasar Cikampek I antara PT Laksana Sejahtera (ALS) dan PT Celebes Natural Propertindo. PT ALS sudah diputus kontrak oleh pemerintah, sehingga pengelolaan pasar oleh PT Celebes. Namun terjadi gugatan kembali. Keduanya saling menggugat. Pada 30 November 2018 ada putusan Nomor :2976 K/Pdt/2018. Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan yang Mahasa Esa, Mahkamah Agung memeriksa perkara perdata dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagai berikut. PT ALS Lawan Pemda Karawang, PT Celebes. Hasilnya Mahkamah Agung menolak pemohon kasasi dari pemohon ALS. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

KABAR KRIMINAL

Banner

BERITA TERBARU

Untuk Menghubungi Admin.

Back to Top