Kamis, Agustus 15, 2019

Pendataan Kompensasi Nelayan Terdampak Limbah Minyak di Mulai

 


Pelitakarawang.com - Masyarakat nelayan terdampak limbah minyak PHE ONWJ, nampaknya serius "berburu" kompensasi. Menyusul, Kamis siang (15/8), ratusan nelayan Pasirputih dengan mengandalkan Kartu Nelayan dan data diri, registrasi pendataan di kantor Desa Sukajaya. Pendataan serupa, juga dilakukan pada sejumlah petambak dan usaha udang rebon di Tanjungbaru Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon.

Abdul Ghofur Astra, Kades Sukajaya mengatakan, didampingi pejabat Dinas dan perwakilan PHE ONWJ, masyarakat nelayan terdampak di Pasirputih mulai dilakukan pendataan untuk teknis distribusi kompensasi yang akan diberikan Pertamina. Mereka, di verifikasi dan di input dalam data Pertamina dengan syarat harus memiliki kartu nelayan. Tidak itu saja, para istri nelayan juga terlibat, karena memang yang terdampak itu, merambah ke usaha pengolhan rajungan, budidaya ikan tambak maupun garam. "Dilakukan pendataan dan verifikasi lanjutan, Alhamdulillah dari PHE juga hadir," katanya.

Gofur menambahkan, bagi nelayan yang benar nelayan kemudian tidak punya kartu nelayan, bisa dibuatkan surat berupa Surat Keterangan Desa (SKD). Meskipun belum ada kejelasan bentuk dan teknis kompensasinya seperti apa kedepan, namun setidaknya ada upaya dari pihak Pertamina untuk ganti untung kompensasi, sebagai pengganti kerugian nelayan melaut yang saat ini sudah banyak migrasi ke wilayah Muaragembong dan Cilincing. "Jumlahnya pasti ratusan, ini di verifikasi dan di masukan dalam input Pertamina, " katanya.

Sekretaris Desa Pasirjaya, Ita Fadilah mengatakan, Tim Verifikasi data dari pertamina di desa pasirjaya bagi warga yang terdampak tumpahan minyak pertamina, sudah dilakukan Kamis siang 15/8. Mereka, antara lain 
Petani tambak, garam, nelayan nyudu untuk bahan baku terasi rebon dan pedagang wisata. Selama pendataan, para warga ini di wawancara penghasilan nyudu, ngejaring, tambak ikan dan garam. "Semoga saja, tidak sebatas data. Tapi memang benar ada tindaklanjutnya segera, " Katanya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top