Senin, Agustus 12, 2019

Warga Kebon Tegalsari Risih Bau Kandang Ayam

 

PELITAKARAWANG.COM - Warga Dusun Kebon RT 01/01 Desa Tegalsari Kecamatan Cilamaya Wetan, terusik. Menyusul, kandang ayam dengan radius 50 meter ke pemukiman warga itu, menebar bau menyengat setiap kali hendak masuk masa panen. Meskipun legalitasnya berizin, namun pengusaha ayam, nampaknya belum mampu membendung antisipasi bau menyengat yang ditimbulkan sampai banjir komplain dari warga sekitar.

Kades Tegalsari, Awang Wibisono mengatakan, masyarakat sekitaran Dusun Kebon RT 01/01 pada dasarnya bukan menolak keberadaan kandang ayam, tetapi komplain dengan bau yang tak kunjung diantisipasi pihak pengusaha ayam. Mengingat, siang dan malam atau ketika angin  berhembus, bau kotoran ayam dan pakannya tercium hingga jarak ratusan meter ke pemukiman warga. Terlebih, memang pihak pengusaha belum menanggulangi dengan alat/obat penghilang bau. "Mereka bukan menolak kandang, tapi masyarakat menghendaki supaya baunya bisa di kendalikan, " katanya. 

Awang menambahkan, reaksi trantib atas komplain tersebut, langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pemiliknya untuk di undang ke kantor desa dan kecamatan. Diharapkan, setelah dialog, ada penyelesaian agar sampai tidak ada komplain lanjutan. " Trantib sudah ke lapangan, dan datangi pemiliknya. " Katanya.

Kasie Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan Totong Dadang mengatakan, komplain warga di Dusun Kebon RT 01/01 Desa Tegalsari. Adalah soal bau yang mengganggu lingkungan, utamanya saat menjelang masa panen. Kalau ijin sudah ada, tapi soal antisipasi bau ini yang belum diperhatikan pengusaha. Sementara ini, pihaknya mau di mediasi antara masyarakat dan pengusaha ayam,  di saksikan oleh desa dan kecamatan. " Soal izin, kandang mah sudah berizin. Tapi bau saat musim panen ini yang masih belum bisa dikendalikan pengusaha, "pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top