Jumat, September 20, 2019

Kisruh Status Medsos, Calon Pengawas SD Masih Gregetan

 

PELITAKARAWANG.COM-Belum puas dengan pernyataan maaf dari Kasie Kurikulum Disdikpora Karawang, Dr Musa yang masih berdalil istilah bahasa pernyataannya di status Medsos yang berdampak luas,Membuat calon Pengawas dari latar belakang Kepala SD, nyatanya masih gregetan.Mereka, masih menginginkan, Doktor asal Dusun Sukamaju Desa Lemahabang itu, di rotasi dari lingkungan Disdikpora. 

"Ini urusannya nyinyir atas profesionalitas kami dari Kepsek calon pengawas yang di sebut tidak kompeten. Minta maaf, tapi banyak "buntutnya", karena menafsirkan sendiri yang seolah-olah akademik dan bisa diterima kami, " Kata Muslim S.pd, Calon Pengawas SD di Lemahabang, Jumat (20/9). 

Pihaknya, merasa belum puas sebelum yang bersangkutan di rotasi dari lingkungan Disdikpora. Sebab, atas pernyataan Medsos ini, pihaknya bersama 60 calon pengawas dari latar belakang Kepala Sekolah, masih gregetan, karena kesannya terus berdalih macam-macam. "Saya sayangkan, katanya minta maaf, tapi masih bahas perbedaan kompeten dan kompetensi status Medsosnya, "Ungkapnya. 

Senada dikatakan Calon Pengawas lainnya, Aos Firdaos S.pd. Baginya,pernyataan Kasi Kurikulum terkesan membenturkan antara Calon Pengawas dari latar belakang Kepsek dengan calon dari latar belakang guru. Padahal, semuanya punya hak sama dengan tahapan dan seleksi yang sama. Ada lagi, sebutnya, dalam klarifikasinya menyebut bahwa status yang dibuatnya di Medsos itu, hal biasa, artinya sudah menyepelekan. Padahal, perkara itu tidak mungkin menimbulkan aksi demo, kalau statusnya biasa-bisasa saja. "Saya tersinggung lagi, kalau status medsos yang kontroversi itu dianggap biasa dan sepele, " Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top