Senin, September 23, 2019

Optimis - Pesimis Warga Cilamaya Normalkan Sungai "Item"

 

PELITAKARAWANG.COM- Para aktivis, anggota DPRD Kabupaten, Provinsi dan Daerah yang sudah turun, rame-rame berjuang menormalkan kembali sungai item Cilamaya - Barugbug. Tak ketinggalan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan pejabat terkait ikut menindaklanjuti dengan saling berkirim surat protes. Namun, apakah masyarakat Cilamaya yang terdampak, akan optimis dengan apa yang sudah dilakukan? Atau, menggapai hal biasa-bisasa saja. Berikut testimoninya.

Wahyu, misalnya, Kaur Trantib Desa Cilamaya dengan jujur mengaku kurang yakin, penanganan kali Cilamaya seharusnya bisa serius di garap dari hulu hingga hilirnya. Hanya saja, dirinya support, semoga dengan adanya gerakan dari legislatif dan para aktivis, bisa selesai penangan masalah kali cilamaya. Pihak berwenang dalam hal ini eksekutif misalnya, juga harusnya dengan tegas bisa melakukan tindakan nyata, bukan hanya sebatas seremonial."Kurang yakin sih, tapi kita support yang sedang berupaya, " Katanya.

Senada dikatakan Warga Desa Tegalwaru, Zicho. Ia mengaku pesimis, sebab, permasalahan ini sudah lama dan berlarut, bahkan terkesan membiarkan situasi jadi lama. Dirinya menghargai itikad baik para “wakil rakyat” yg mau turun ke sungai “item” itu. Tapi Jujur, dirinya sangat pesimis penanganan akan tuntas, karena pada akhirnya mereka hanya saling lempar bola. Di satu sisi mereka menari dan berdansa, diisi lain masyarakat cilamaya terus merasakan penderitaan dan tetap saja nelangsa. "Permasalahan ini harus segera di selesaikan. Bupati Karawang orang yang paling kompeten dalam permasalahan ini. Jika seluruh stakeholder satu visi mengatasi permasalahan ini. Saya yakin akan ada penyelesaian. Pemerintah jangan hanya NATO atau No Action Talk Only, tapi buktikan dengan tindakan jangan hanya pencitraan dan retorika saja. “Cilamaya juga Karawang.” Sindirnya.

DKM Masjid Attaqwa Cilamaya, Yayan S Mulyana mengaku, harapan masih ada, betapapun menunggu follow up dari action mereka. Kami yakin, kalau semua kukuatan baik eksekutif,  legeslatif dan yudikatif kompak menangani pencemaran kali cilamaya, maka kali item masih akan tertolong." Kalau semua kompak, saya yakin kali item ini masih bisa tertolong, " katanya. 

Senada dikatakan Tokoh perempuan Desa Cilamaya, Ida Ridayah. Ia percaya dan yakin, sungai Cilamaya kali ini bisa kembali normal dan tidak melulu tercemar, mengingat bukan saja dari DPRD dan Eksekutif saja, tapi dari Ombudsman juga ikut terlibat dalam penanganannya. "Yakin sih, sebab Ombudsman turun, " Pungkasnya..(Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top