Senin, September 30, 2019

Perahu Sulit Gerak, Banyak Nelayan Karawang Terjebak Pendangkalan Muara

 

PELITAKARAWANG.COM - Setelah sedikit bernafas lega karena dampak oil spil Pertamina PHE ONWJ mulai berkurang, nelayan pesisir laut Karawang, kembali menggeliat saat melaut, menyusul tangkapan ikan juga nampak di daratan ke sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Namun, puluhan kapal dan perahu yang di nahkodai para nelayan, nampaknya harus terjegal melaut akibat pendangkalan muara yang belum totalitas di keruk Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS) Jawa Barat, akibatnya saat hendak melaut, mereka terpaksa antri menunggu air laut pasang. 

"Iya, betul dangkal di muara laut itu sangat cepat, di keruk sekalipun, dua tahun kadang sudah dangkal lagi, "Kata Nelayan Ciparagejaya, Hasan (50).

Polisi Khusus (Polsus) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Karawang, Wawan Setiawan menuturkan, setelah terlepas dari dampak langsung oil spill, nelayan sedikit mempunyai asa dan harapan di musim gelap bulan ini hasil tangkapan bisa meningkat. Faktanya, di TPI saat ini, ikan sudah terlihat hasil tangkapan yang di daratkan. Namun, harapan tinggal harapan, saat Nelayan terjebak oleh air surut maka harapan itu sirna. Betapa tidak, kapal yang mereka kemudikan, tak bisa dilalui menyusul kondisi muara untuk melaut dangkal. Sehingga, mereka sebut Wawan, harus duduk manis di muara sampai air laut pasang. "Tangkapan sudah mulai membaik, oil spill juga sedikit berkurang. Tapi muara laut masih dangkal, masih jadi keluhan para nelayan, " Katanya.

Wawan menambahkan, hanya dua muara yang di keruk dari BBWS yaitu di Desa Muara dan Muara Pasir Desa Sukajaya. Sementara lokasi lain, kondisinya masih dangkal dan belum ada sentuhan pengerukan atau normalisasi seperti Muara - Parean Desa Rawagempol Kulon, Cemarajaya, Pakisjaya, termasuk juga Ciparagejaya dan Sungaibuntu. "Cuma dua muara yang dikeruk saat ini, sisanya ya masih banyak yang dangkal, " Ungkapnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

LEGISLATIVE KARAWANG

Back to Top