Senin, September 23, 2019

Wakili Jabar, Generator Karya SMK PGRI Telagasari Pukau TTG Nasional

 

PELITAKARAWANG.COM - Generator Circulatory System (GCS) 1300 Watt hasil rakitan tim Sangkuriang SMK PGRI Telagasari, di pamerkan dalam gelar Teknologi Tepat Guna XXI Nasional - 2019 di Bengkulu 22 - 25 September ini. 
Yan Yan Sopian saat Menjelaskan GCS 1300 Watt 

Alat yang mengandalkan energi matahari ini, mampu menghasilkan listrik 4000 Watt tanpa BBM dan Listrik PLN. Bahkan, sejumlah pengunjung TTG terkesan dengan hasil karya anak-anak SMK gabungan dari 5 kompetensi keahlian di Telagasari tersebut.

Wakasek SMK PGRI Telagasari, Yan Yan Sopyan ST mengatakan, SMK PGRI mendapat kepercayaan dari Pemkab Karawang dan Provinsi Jawa Barat untuk mewakili kegiatan diajang TTG XXI Nasional di Sport Center Panjang Bengkulu, pada 21 - 25 September ini. 

Ditunjuknya hasil karya SMK PGRI Telagasari ini, bukan tanpa alasan, mengingat, hasil karyanya berupa Generator ini, sudah mampu Juara diberbagai tingkatan di generasi sebelumnya, ia merinci, seperti juara 1 TTG Kabupaten, kemudian jadi wakil ketingkat Provinsi, dan teranyar di generasi ke 4, juara tingkat nasional Toyota Ecoyouth 10. "Alhamdulillah, kami diberi kesempatan pamerkan hasil karya ini di TTG Nasional tahun ini, " Katanya.

Yan Yan Sopian Perkenalkan GCS 1300 Watt
di  diajang TTG XXI Nasional Bengkulu
Adapun hasil karya Generator Circulatory System 1300 Watt ini, adalah alat yang dapat bekerja tanpa menggunakan BBM atau energi listrik dari sumber PLN. Karena, energi awal yang digunakan adalah berasal dari energi matahari dengan waktu tertentu 4 - 8 jam. Setelah memiliki energi awal sebutnya, energi ini dapat bekerja secara sirkulasi energinya, sehingga dapat menghasilkan listrik dengan daya 4000 watt, bahkan, generator ini beroperasi dalam waktu cukup lama dengan atau tanpa energi matahari. Keunggulannya sendiri, sambung YanYan, selain ramah lingkungan, alat ini tidak menghasilkan polusi, mudah penggunaan dan tidak memerlukan BBM/Listrik, karena, mesin dapat melakukan sirkulasi energi dan dapat digunakan saat malam hari dalam ruangan. "Pembangkit listrik ramah lingkungan ini, hasil rakitan tahun 2016 gabungan jurusan TP TPMI, TKR , TPL dan RPL, "Katanya. 

Lebih jauh ia menambahkan, dari ribuan pengunjung, satu diantaranya ada yang memesan pengembangan produksi pembangkit listrik ramah lingkungan ini, yaitu Bupati Aceh Barat, dia sebut Yan Yan akan memesan generator ini untuk keperluan masyarakat Aceh Barat.

"Bupati Aceh Barat yang melihat, langsung memesan dan ingin gunakan generator ink buat keperluan masyarakat Aceh barat, " Ujarnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top