Kamis, Oktober 24, 2019

Cellica Sebut Sabuk Pantai Jerman Jitu Bikin Akresi Pesisir Laut

 

PELITAKARAWANG.COM - Di sela-sela peresmian Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) di Pantai Pasirputih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Kamis (24/10), Bupati Karawang dr Cellica Nurahhadiana mengaku kagum atas hasil dari realiasi sabuk pantai 2016 lalu. Karena, selain menimbulkan Akresi atau tanah timbul baru sampai puluhan hektar, pertahanan sabuk pantai yang di topang dengan mangrove di pesisiran, juga ampuh menahan abrasi. 


"Saya lihat sekarang hasilnya, sabuk pantai 2016 lalu yang saya minta, berbuah hasil jadi akresi, tanah timbul yang ada jadi menghindarkan masyarakat dari abrasi, " Kata Cellica.

Ia menambahkan, bantuan sabuk pantai ini tidak datang ujug-ujug dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Karawang, dirinya bersama Kades dan dinas 5 tahun lalu bolak-balik ke Kementrian untuk mendapati bantuan ini, bahkan meyakinkan para pejabat KKP, ia sendiri harus memberikan pemaparan dan persentase langsung agar abrasi ini bisa di cegah, hasilnya sebut Cellica, sabuk pantai sekitar 3 Kilometer ini di realisasikan, dimana Pasirputih Rp3,1 Milyar dan di Cemarajaya Rp17 milyar. "Jadi tidak ujug-ujug, saya sendiri yang datang kesana memberikan pemaparan,"Katanya. 

Cellica, lebih jauh mengatakan, manfaat sabuk pantai yang konon didatangkan langsung dari Jerman ini, sudah ada hasil dimana 70 hektar lahan pesisir sudah jadi daratan. Karenanya, memperluas dan mempertahankan lahan agar tidak tidak lagi terjadi abrasi, maka dibantu juga oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ dengan penanaman 60 ribu pohon mangrove. Sehingga, inilah awal mula perbaikan Eko sistem dan Eko wisata yang ada di pesisir mulai berbenah. "Jadi perjalanannya panjang, semoga semua ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pesisir, " Katanya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top