Sabtu, Oktober 05, 2019

Diduga Depresi, Pemuda Langgensari Ini Pilih Gantung Diri

 

PELITAKARAWANG.COM - Diduga depresi berat setelah ditinggal ibu dan bapak kandungnya meninggal, pemuda asal Dusun Pasirkukun RT10/04 Desa Langgensari Kecamatan Cilamaya Kulon, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Jumat malam (4/10). Dengan seutas kain yang di ikat di atas langit-langit rumahnya, pria yang diketahui bernama Ajat itu, juga menulis surat sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa oleh bibinya di ruang tengah rumahnya pukul 20.30 Wib malam.

"Problemnya diduga depresi mungkin setelah ditinggal ibunya 3 bulan lalu, terlebih bapaknya juga sudah meninggal 6 bulan lalu " Kata Staff Pol PP Kecamatan Cilamaya Kulon, Heri Setiawan meneruskan laporan Satgas Laggensari kepada Pelitakarawang.com.

Heri menambahkan, pria berusia 30 tahunan itu, diduga depresi berat, karena dalam tulisan wasiatnya, dia pamit jauh menyusul orangtuanya (Meninggal), mengingat selama hidup, Ajat menuliskan bahwa dirinya sering jadi bahan ejekan orang lain. "Arep miang adoh, nyusul biange Kula, urip kaya kie di ece Bae (mau pergi jauh, nyusul Orangtua saya, hidup seperti ini di ledek terus), " Tulis Ajat dalam surat. 

Setelah kejadian itu, selain satgas Anggota Polsek Cilamaya langsung mengevakuasi korban untuk kemudian mendapat pemeriksaan medis memastikan korban sudah tidak bernyawa. "Korban terus jadi kerumunan warga dan langsung di evakuasi keluarga dan aparat dalam posisi mayatnya yang sudah terusngkur lunglai, " Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top