Selasa, Oktober 15, 2019

Ini, Resiko BCKS, CKS dan PKS Nyalon Pengawas

 

PELITAKARAWANG.COM- Sebanyak 512 Calon Kepala Sekolah (CKS) bergilir ikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) di P4TK Cianjur dan Bogor sebulan terakhir. Namun, CKS yang masih kurang dari 4 tahun jadi Kepala Sekolah (Kepsek) itu, masih berisiko saat Nyalon jadi Pengawas SD, menyusul aturan yang harus mundur dari Kepsek, atau ketika tidak lolos jadi Pengawas, statusnya harus kembali jadi guru. 


"Iya itu aturannya seperti itu, khusus yang CKS, yaitu kepsek yang kurang dari 4 tahun bertugas. Kalau nyalon Pengawas harus mundur, eh kalau tidak lolos, balik lagi jadi guru, " Kata Koorwilcambidik Kecamatan Telagasari, Yayat Supriatna S.Pd kepada Pelita Karawang.com, Senin (15/10).

Yayat menambahkan, kondisi ini berbeda dengan Kepsek yang sudah masa kerja 4 tahun atau yang dalam kompetensinya sering disebut Penguatan Kepala Sekolah (PKS), jika mereka nyalon pengawas tidak di wajibkan mundur, bahkan ketika dalam seleksi tidak lolos jadi pengawas, maka statusnya tetap kembali jadi Kepsek. Oleh karenanya, resiko yang dihadapi CKS lebih rentan dibanding PKS. "Kecuali yang sudah 4 tahun lebih jadi Kepsek, itu kalau nyalon pengawas gak harus mundur dan ketika gak lolos juga balik lagi jadi Kepsek, " Ujarnya. 

Adalagi status yang memang tidak banyak beban, sebut Yayat, yaitu guru yang nyalon pengawas atau sering akrab disebut Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), kalau nyalon tidak ada beban mundur dan lainnya, ketika tidak lolos jadi pengawas, tetap jadi guru. "Kalau BCKS justru memang gak banyak beban, jadi pengawas berarti syukur, enggak juga ya tetap jadi guru, " Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top