Selasa, Oktober 08, 2019

Kurikulum Tematik Gagasan Pertamina EP di Replikasi Semua Paud Karawang

 

PELITAKARAWANG.COM  - Memberikan nilai tambah terhadap masyarakat dan lingkungan merupakan komitmen yang dijalankan di PT Pertamina EP. Melalui PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field, inisiasi dan inovasi penyusunan kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD berbuah hasil yang baik. Bahkan, Kurikulum tematik yang sudah diterapkan di Lembaga mitra EP yakni Paud Alam Al-Firdaus ini, sudah siap diterapkan dan dijadikan bahan ajar di seluruh lembaga Paud Karawang.
Siti Marini Ketua PAUD Alam Al Firdaus (kiri) bersama Gatot Simanjuntak Pjs Manager PEP Subang

”Alhamdulillah, tematik ini dapat digunakan oleh seluruh PAUD, TK dan institusi pendidikan anak usia dini lainnya di Kabupaten Karawang,” ungkap Dadan Sugardan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dalam gelar acara Sosialisasi Contoh Baik Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Penerapan Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah di Satuan PAUD, Selasa (08/09).

Permasalahan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah sambung Dadan, merupakan salah satu tugas dan tantangan besar yang dihadapi di seluruh wilayah Indonesia. Berangkat dari kesadaran inilah, PEP Subang secara khusus mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menitikberatkan pada PAUD. Bersama Yayasan Assolahiyah, PEP Subang bekerja sama dalam pengembangan PAUD Alam Al-Firdaus pada tahun 2017, di Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon. Ini, memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, bahkan, PEP Subang bersama dengan PAUD Alam Al-Firdaus dan Southeast Asian Ministers of Education, regional Centre For Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) serta Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan penyusunan kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD ini. "Mengelola sampah bukan perkara mudah, ini adalah tantangan besar, jadi dal kerangka character building, pendidikan lingkungan penting ditumbuhkembangkan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya ternyata lebih terkait kepada kecerdasan karakter,” ujar Dadan.

Direktur SeaMeo CeCep, Dr. Dwi Priyono, M.Ed menyampaikan, bahwa kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk PAUD ini memiliki standar internasional. ”Kami menilai contoh baik ini tidak hanya layak di lingkup Indonesia, melainkan hingga di Asia Tenggara,” pungkas Dwi. SeaMeo CeCep sendiri merupakan organisasi menteri-menteri pendidikan di  Asia Tenggara yang memiliki misi untuk mengembangkan pendidikan, sains, dan kebudayaan.

Kepala Sekolah PAUD Alam Al-Firdaus sekaligus penyusun modul contoh baik pembelajaran pengelolaan sampah untuk PAUD, Siti Marini, menjelaskan bahwa penanaman karakter peduli lingkungan diajarkan melalui berbagai strategi dan cara. "Antara lain meliputi pengelolaan sampah, sedekah sampah, menabung sampah, pengurangan sampah plastik, dan pemanfaatan sampah organik dan anorganik, "Katanya.

Dikesempatan yang sama, Gatot Simanjuntak, Pjs Field Manager PEP Subang mengatakan, pihaknya berharap apa yang telah dilaksanakan PAUD Alam Al-Firdaus dapat turut memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi PAUD-PAUD lainnya, khususnya yang ada di Kabupaten Karawang. "Semoga kita semua dapat senantiasa mewujudkan Karawang  sebagai Kabupaten Interasih (indah, tertib, aman, bersih)," Katanya.

Secara esensi sambungnya, PAUD Alam Al-Firdaus tidak hanya mengajarkan anak-anak perilaku cinta lingkungan dan menerapkan sekolah berbayar sampah, namun telah berkembang menjadi agent of change dengan turut mengubah perilaku orang tua murid dan masyarakat sekitar untuk merawat dan melestarikan lingkungan. Bahkan, keberhasilan dari program CSR Pendidikan Lingkungan untuk Anak (Pelita) dari PT Pertamina EP telah mendapatkan apresiasi, baik dari skala nasional melalui                Kementerian Pendidikan di tahun 2019, bahkan hingga skala internasional, yakni penghargaan  The Peer Awards di Inggris pada tahun 2018. "PAUD Alam Al-Firdaus tidak hanya mengajarkan anak-anak perilaku cinta lingkungan dan menerapkan sekolah berbayar sampah,"Ujarnya.

PEP Subang merupakan unit kerja dari PT Pertamina EP, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS) yang mempunyai tugas utama untuk mencari minyak dan gas bumi sebagai pendapatan negara. Wilayah kerja PEP Subang meliputi Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang dengan angka produksi minyak sebesar 4.308 BOPD dan gas bumi 192,527 MMSCFD. (Rdi/Rls)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top