Rabu, Oktober 30, 2019

Minim Sentuhan Pemkab, Ini Curhatan Organisasi Peternak Domba Karawang

 

PELITAKARAWANG.COM- Potensi domba hasil ternak dan kontes ketangkasan dari Karawang, selalu masuk nominasi di berbagai even tingkat wilayah, maupun provinsi. Namun, perhatian Pemkab Karawang pada fasilitas yang efeknya real pada ekonomi masyarakat, sosial dan budaya ini, terbilang masih rendah. 


Dikatakan Ketua DPC Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Karawang, Apep. Organisasinya baru dibentuk pada 27 November 2018 di Karawang. Meskipun belum genap setahun, tapi pihaknya sudah bisa melakukan 2 kali kontes domba betapapun minus anggaran. Jujur, diakui Apep, pihaknya harus berasumsi bahwa HPDKI ini selalu merugi setiap kali penyelenggaraan kontes, terlebih populasi domba kontes dari Karawang hanya 60 ekor saja. Itu mungkin karena daya beli di Karawang yang masih rendah. "Kita belum setahun laksanakan 2 kali kontes ketangkasan domba, tapi selalu merugi sebab minus anggaran," Katanya.


Apep menambahkan, Pamidangan yang baru dibikin, merupakan hasil dari swadaya para pengurus. Tidak mungkin, melulu mengandalkan iuran pengurus yang di khawatirkan justru lama-lama mundur keanggotaannya akibat banyak iuran. Tapi, mau bagaimana, karena tempat domba, patok-patok besi dan tribun penonton di pamidangan juga masih belum ada. Padahal, ketika ada latihan dan kontes saja misalnya, Pamidangan yang di miliki satu-satunya di Ciwulan ini, banyak diserbu pedagang, penonton dan parkiran kendaraan yang membludak karena saking hoby nya menyaksikan suguhan kontes domba. "Seandainya mencari dana dari Anggita, saya khawatirkan justru lama-lama Anggita jadi mundur, " Katanya.

Dewan Penasihat DPC HPDKI Karawang, HD Kurnia, mengatakan, organisasi peternak domba ini real mendongkrak ekonomi masyarakat, baik peternakannya, pedagang, pariwisata, kesenian maupun sosialnya. Bahkan, kontes ketangkasan domba kemarin dalam rangka HUT Karawang 386 yang seharusnya di selenggarakan di Pamidangan Ciwulan, di seret ke even internasional di Galuh Mas, tempat berlangsungnya Goyang Karawang Internasional. Karena bukti konkrit itu, selain pamidangannya yang cocok jadi tuan rumah even kontes tingkat wilayah Jawa Barat, kekurangan untuk pemenuhan standarnya soal kegiatan dan sarana fisik, harus bisa di dorong realisasinya oleh Pemkab. Sebab, domba Karawang saat jadi pamilon misalnya, dimanapun selalu masuk nominasi. "Kita harus pastikan ini bisa di dorong Disbudpar agar kebutuhan peternak domba ini bisa di bantu dalam tahun anggaran mendatang, " Ungkapnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top