Sabtu, Oktober 26, 2019

Paska Kebakaran, Revitalisasi Pasar Jatisari di Percepat, Disperindag : Lebih Bagus !

 

PELITAKARAWANG.COM - Paska kebakaran hebat yang meluluh lantakkan 138 kios pedagang existing dan lapak 70 Pedagang Kaki Lima (PKL), rencana percepatan revitalisasi pasar mengemuka. Selain, sedang memikirkan skema relokasi sementara, Pemkab disebut sedang "Getol" mencari pengusaha untuk menyulap pasar di Desa Mekarsari itu, menjadi semi modern seperti yang dilakukan di Cilamaya dan Rengasdengklok.

Kepala Disperindag Karawang, Widjojo mengatakan, paska kebakaran, pihaknya arahkan agar proses relokasi dijalankan dulu pihak pedagang ke tempat atau tanah kosong yang dekat, yang tidak jauh dari wilayah yang masih di Kecamatan Jatisari. Kalaupun Pemkab tidak memiliki cukup duit, tentunya harus siap sewa sementara. Soal revitalisasi lebih cepat, Widjojo mengaku, hal itu lebih bagus dan sekarang sedang proses mencari investor. "Pedagang di relokasi dulu, revitalisasi lebih bagus di percepat, dan sekarang sedang proses mencari investor, " Katanya.

Sementara itu, saat peninjuaan, Bupati Karawang dr Cellica Nurahhadiana mengatakan, Pemkab berupaya segera menyiapkan lahan relokasi pedagang pasar Jatisari yang kiosnya terbakar. Sebagai langkah awal, pihaknya akan sewa lahan dari pihak ke 3 untuk keperluan relokasi. "Terpenting, pedagang harus bisa berjualan lagi secepat mungkin".katanya. 

Sementara, lanjutnya, pasar yang terbakar akan dibangun ulang dengan revitalisasi, atau melibatkan pihak pengusaha, memang, pasar Jatiasri ini, rencananya akan di revitalisasi, dan baru akan di mulai setelah Cilamaya dan Rengasdengklok. "Iya rencana revitalisasi itu, akan di mulai setelah yang dari Cilamaya dan Dengklok," Katanya. 

Seperti diketahui, kebakaran melanda ratusan kios pasar di Desa Mekarsari pada Kamis (24/10). Kerugan akibat kebakaran itu, diperkirakan mencapai, Milyaran rupiah, karena selain pasar, kebakaran itu juga merembet pada rumah warga di belakang pasar. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top