Sabtu, Oktober 26, 2019

Siswa SMK Taruna Karya Mandiri Masih Peringati Hari Santri, Ini Kemeriahan Lombanya !

 

PELITAKARAWANG.COM - Hari Santri Nasional (HSN) di peringati 22 Oktober lalu, namun kegiatan lomba religi baru digelar ratusan siswa SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) Kecamatan Tempuran, Sabtu pagi (26/10). Beragam lomba dan pernak-pernik suasana santri, menghiasi halaman dan ruangan sekolah di Desa Pagadungan tersebut. 

Kepala SMK TKM Tempuran, Mulyana mengatakan, saat hari santri, pihaknya menggelar upacara dan apel Santri, sekaligus digelar salat Istisqa berjamaah. Namun, untuk kegiatan lomba memperingati HSN tersebut, baru bisa dilaksanakan pada Sabtu (26/10) ini, menyusul padatnya agenda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan program sekolah lainnya. Sehingga, hari Sabtu yang lengang, dijadikan wahana buat para siswa bereksplorasi dalam lomba religi yang di komandoi anak-anak OSIS dan Kesiswaan. "Kita siapkan hadiah berupa pembebasan SPP sebulan bagi siswa juara 1 lomba, sementara juara 2 dan 3 diberikan uang pembinaan, piagam dan trophy HSN, " Katanya. 

Adapun lomba yang digelar ini, antara lain Nasyid, Cerdas Cermat Anak (CCA), Busana muslim, kaligrafi, adzan dan Murattal Quran. Semua guru terlibat dalam penjurian dan semua siswa yang berminat ikut tidak dibatasi. "530 siswa SMK TKM ini bebas setiap kelas ikuti lomba religi ini, semuanya semangat dan antusias, " Ujarnya. 

Lebih jauh Mul menyebut, menggelorakan hari santri dan suasana religi di sekolah dengan basis umum seperti SMK TKM ini, memang seolah tabu. Tapi, justru pendekatan keagamaan melahirkan siswa lebih patuh, tertib dan disiplin selama sekolah. Karena, sesuatu yang hilang di dunia pendidikan sekolah itu, adalah adab, karakter dan sopan santun. Tanpa pembiasaan keagamaan, maka SMK akan terus monoton dan membuat jenuh para siswa, sehingga dengan sering berlomba religi hingga kegiatan religi, maka mewujudkan siswa beradab dan berkarakter itu akan nyata, karena bakat dan kreativitas mereka tersalurkan lewat wadah dan kegiatan yang di fasilitasi sekolah. "Kita biasakan adab, sebelum masuk kelas semua siswa wajib musafahah dengan gurunya di depan pintu jelas, jadi hal-hal semacam ini yang terus kita lakukan dalam mendoktrin karakter siswa SMK yang baik, "Pungkasnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top