Rabu, Oktober 16, 2019

Sudah 70 Warga Asing Kerja di PLTGU Jawa 1 Cilamaya

 

PELITAKARAWANG.COM - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1 di Desa Cilamaya, belum genap 50 persen progresnya. Selain masih continue menyerap tenaga kerja lokal, perusahaan yang digarap PT Jawa Satu Power (JSP) itu, sudah mempekerjakan sedikitnya 70 orang Tenaga Kerja Asing (TKA), mereka berasal dari dataran Asia dan Eropa. 

Kepada Pelitakarawang.com, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non - TPI Karawang Ujang Cahya mengatakan, jumlah TKA yang terdaftar bekerja di proyek PLTGU ada 70 orang. Mereka, ditempatkan diberbagai posisi pekerjaan di proyek tersebut. 
Dari jumlah 70 itu, sebutnya, TKA yang sudah melapor secara legal antara lain berasal dari Tiongkok, Philipina, Korea dan Eropa. "Dari data di kami, ada 70 orang asing yang bekerja di PLTGU Jawa 1, rata-rata sih dari Tiongkok, Korea, Philipina dan ada juga yang dari Eropa. "Katanya Rabu (16/10)

Dirinya, sebut Cahyo tidak begitu detail tahu di lapangan, yang jelas data yang terdaftar, pekerja asing di proyek itu ada 70 orang. "Ada 70 orang asing, emang bagaimana di lapangan ?" Tanyanya. 

Surya, Humas dari EPC Samsung C&T mengatakan, Proyek PLTGU ini banyak EPC perusahaannya, salahnya satunya Samsung. Soal data TKA, sebut Surya, 
Samsung sendiri ada 61 orang dan jumlah itu sudah di laporkan ke JSP, sementara yang lainnya seperti General Elektrik (GE) dan Meindo, tidak tahu detail berapa jumlahnya. "Iya, di Samsung ada 61 orang, yang lain (GE dan Meindo saya gak tahu " Katanya. 

Sementara, itu, External Affair PT Jawa Satu Power (JSP) Tig Yulianto mengatakan, dari JSP ada 1 orang TKA, sementara yang lain ada di EPC masing-masing. "Kalau di JSP ada 1, tapi kalau yang lain ada di EPC masing-masing yang kelola, " Katanya. 

Sementara itu, External Relation General Elektrik (GE) Asep, saat hendak di konfirmasi hal serupa, sampai berita ini di tulis, pelitakarawang.com belum menerima balasannya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top