Rabu, Oktober 09, 2019

Terpapar Zat Kimia, Tukang "Semprot" Sawah Tiap Desa Mau di Periksa Kesehatan

 

PELITAKARAWANG.COM- Zat kimia yang terkandung dalam obat pestisida dan insektisida cukup membahayakan nyawa. Kalau tidak di gunakan dengan cara yang benar, cairan semprot yang biasa di gunakan buruh tani ini, perlahan masuk pada sel darah yang mengancam kesehatan secara bertahap. Bahkan, sesekali, ditemukan penggarap semprot sawah meninggal ditempat. 

Memastikan kesehatan para "tukang semprot" sawah tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Puskesmas kerjasama dengan para penyuluh pertanian, untuk menghimpun mereka melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk memastikan kondisinya stabil dan sehat. 

"Iya, rencananya para tukang semprot ini kita akan kumpulkan dan mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, dan semua akomodasinya di fasilitasi Dinkes dalam hal ini Puskesmas. Kita minta semuanya antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan ini, " Kata Penyuluh Pertanian Desa Ciwulan, Yayu Septiani saat Minggon Desa, Rabu (9/10).
Kepala Puskesmas Telagasari Asep Saepul Bahri S.Km mengatakan, petani penyemprot sawah, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, kebetulan di Telagasari, giliran Desa Pulosari dan Desa Ciwulan yang nanti akan di periksa pada tanggal 16 - 17 Oktober. Satu desa, minimalnya akan diperiksa 40 petani penyemprot dari beberapa kelompok tani. "Iya nanti digarap bagian Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling), " Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawamerta, H Anwar Sanusi S.Km mengatakan, kalau petani penyemprot di Kecamatan Rawamerta sudah dilakukan Minggu kemarin pemeriksaan kesehatannya. Pemeriksaan melalui darahnya yang diambil dan di periksa secara laboratorium, ditemukan hasil ternyata memang petani penyemprot ini banyak yang terpapar zat kimia dari obat pestisida. " Tim kesehatan hanya ambil darah untuk diperiksa di laboratorium, tidak ke Paru-parunya. Hasilnya memang banyak yang terpapar zat kimia dari pestisida ini," Katanya. 

Anwar menambahkan, tindaklanjut dari hasil pemeriksaan itu, pihak Kesehatan anjurkan para petani, penggarap dan buruh tani untuk sering Konsumsi susu dan makanan bergizi saat terindikasi paparan zat kimia,  selanjutnya petani diharuskan pakai APD/safety seperti masker dan sarung tangan saat melakukan penyemprotan pestisida sawah, "Konsumsi banyak susu dan makanan bergizi sebagai upaya tindaklanjut kesehatan yang terpapar zat tersebut, " Ujarnya. (Rdi)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top