Selasa, November 19, 2019

Agar Hilir Lancar Air, PJT II Tutup Sementara Saluran Sawah Paska Panen

 

PELITAKARAWANG.COM- Ribuan hektar sawah di golongan hilir, membutuhkan banyak air menyusul suplai air di BBU menipis. Mengantisipasi itu, PJT II terpaksa menutup saluran sekunder di wilayah hulu yang sawahnya sudah panen, agar wilayah hilir cukup suplay airnya.

Kepala PJT II Seksi Telagasari, Dudung mengatakan, Pasokan air dari BBU  saat ini diakuinya kecil, maka, demi megntisipasi ancaman kekeringan atau kurang air di wilayah hilir pihaknya tutup saluran sekunder yang di depan atau di wilayah hulu yang awalnya sudah panen. Itu dilakukan, supaya suplai air ke hilir tetep lancar dan skot balok yang ada di bangunan-bangunan air di loss, di karenakan di hilir yang saat ini sangat butuh air, tepatnya di jalur LMB, Sukahaji dan Talun pare. Jadi, sambung Dudung, di TUT 11 Gembongan di gilir satu hari ke LMB dan satu hari ke jalur Talun Pare dan Sukahaji. "Jadi kita atur sedemikian rupa agar tercukupi kebutuhan di wilayah tersebut, " Katanya.

Masyarakat tani, sebut Dudung harap sabar. Tidak ada jual beli air, tarik ulur dan lainnya, karena pihaknya lebih fokus pada penyelamatan standing corp. Mengingat, pasokan air yang kecil bisa terselamatkan, utamanya di golongan air 5 dan sebagian golongan 4 yang luas lahannya sekitar 5 ribu hektar seperti di Desa Muara, Muarabaru dan Rawagempol Kulon ."Kita fokus pada penyelamatan standing Corp, sebab memang pasokannya kecil, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top