Kamis, November 14, 2019

Belajar Sejarah dan Ekosistem, Siswa SMP Attarbiyyah Berencana Susuri Pesisir Karawang

 

PELITAKARAWANG.COM - Belajar sejarah, geografi dan ekosistem alam, dewasa ini tidak cukup mengandalkan teori. Karenanya, program outing class menjadi salah satu cara memperdalam teori lewat aplikasi lapangan sambil menambah wawasan. Hak itu, yang hendak dilakukan siswa SMP Islam Attarbiyyah Ciwulan Kecamatan Telagasari dalam waktu dekat. Di dampingi guru IPS, puluhan siswa di rencanakan akan menyusuri pesisiran Karawang yang ternyata menyibak banyak sejarah. 


"Sebelum keluar Karawang, alangkah lebih baiknya menyibak sejarah khusus di Karawang. Dulu kita ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan Rawagede, nah sekarang dalam waktu dekat kita akan ajak siswa ke pesisir, " Kata Guru IPS SMP Islam Attarbiyyah, Rohyan Rohmatin S.pd, Kamis (14/11).


Ke pesisir, sambubgnya, bukan sebatas liburan biasa. Bahkan, anggapan orang tentang pesisir Karawang yang kumuh, mulai banyak penataan, salah satunya di Pantai Tangkolak Desa Sukakerta dan Pasir Putih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon. Kini, selain di suguhkan ribuan pohon mangrove yang menangkal abrasi dan rob di pesisir, pantai di dua lokasi ini juga kaya dengan peninggalan sejarah era dinasti Ming dan zaman VOC yang dibuatkan dalam galeri. Sebab, di Tangkolak ini, selain menjadi lokasi dengan terumbu karang terbanyak di pesisiran Pantura, juga memendam bangkai Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) tempo dulu. Khasanah kekayaan harta Karun peninggalan VOC dan dinasti hingga pembelajaran tanam beragam variates mangrove, menjadi bagian tersendiri yang harus di perdalam siswa. "Nanti siswa akan ditambah pengetahuan wawasan ini, jadi kearifan lokal dan sejarahnya cukup baik di pelajari, apalagi pemandangan hutan mangrovenya, " Pungkasnya.


Pengelola Eko wisata Tangkolak, Yanto mengatakan, lokasi ini memang belum lama di buka, bahkan cenderung belum maksimal tertata optimal. Tapi, pembenahan dan sarana terus di upayakan lebih baik lagi. Pihaknya, menyambut baik para pengunjung dan dari latar belakang manapun, apalagi siswa untuk sama-sama belajar, baik pengenalan varietas Mangrove, pendalaman benda-benda sejarah peninggalan dinasti dan VOC maupun sejarah terbentuknya Eko wisata Tangkolak ini. "Dengan sangat baik, saya siap menyambut kunjungan dari latar belakang manapun, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top