Selasa, November 05, 2019

Camat Hamdani "Curhat" Minta Lahan Syekh Quro di Sertifikatkan Tanah Desa

 

PELITAKARAWANG.COM- Lahan komplek panembahan Syekh Quro di Dusun Pulobata Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang, belum tersertifikatkan secara paten oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), kondisi serupa juga di alami Kantor desanya yang sampai saat ini belum di sertifikatkan tanah aset desa. Demi mempermudah saat bantuan infrastruktur turun, Camat Lemahabang H Hamdani "curhat" pada Kepala Kantor Pertanahan Karawang, Ir Fitriyani Hasibuan, agar akses percepatan sertifikasi aset-aset desa dan Pemkab bisa di prioritaskan. 


"Kantor Desa Pulokalapa dibangun prototipe nya sejak tahun 2014, tapi sekarang belum bersertifikat. Begitu juga dengan lahan komplek panembahan makam syekh Quro, mau dapat bantuan tapi sampai sekarang sertifikatnya juga belum di buatkan. Bisa tidak masuk PTSL atau di luar PTSL, agar prioritas laj di buatkan, " Pinta Camat Lemahabang Hamdani.

Sejak tahun 2018, sebut Hamdani, komplek makam itu akan di guyur bantuan Pemprov Jawa Barat dengan anggaran Rp33 Milyar, tapi memang ada persoalan lahan yang belum tersertifikatkan. Ia balik khawatir, jika komplek tersebut belum bersertifikat tanah desa misalnya, setiap bantuan yang turun juga nantinya susah terealisasi. "Kami mohon solusinya harus seperti apa agar dua aset desa ini, bisa diselesaikan sertifikatnya, " Ujarnya. 

Menyikapi itu, Kepala Kantor Pertanahan Karawang Ir Fitriyani Hasibuan mengaku siap melakukan penyelesaian tersebut sekurang-kurangnya 6 bulan. Ia komitmen, keberadaannya di Karawang yang baru bertugas beberapa bulan ini, inginkan bisa bermanfaat buat masyarakat. Memang, soal aset-aset milik pemerintah ini, harus segera di sisir dan di buatkan sertifikasinya, itu penting untuk menopang pembangunan. "Semua bisa kita selesaikan. Pokoknya BPN hadir untuk memberj manfaat, jangan sampai masyarakat tidak percaya ke BPN, " Tandasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top