Senin, November 25, 2019

Disdik: Tertibkan Lembaga "BIMBA" Anak PAUD Ilegal

 

PELITAKARAWANG.COM - Sistem pembelajaran dan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) tidak ada ujian lazimnya lembaga pendidikan setingkat SD-SMP. Namun, sesekali, Orangtua memaksakan kehendak anak-anaknya di usia Paud 3-6 tahun agar bisa Membaca Menulis dan Berhitung (Calistung), sehingga lembaga Bimbingan Belajar (BIMBA) yang khusus anak-anak Paud mulai merambah di perumahan dan kawasan kota. Selain bertentangan dengan pembelajaran Paud, lembaga semacam bimbel atau kursus dan less luar lembaga Paud ini, juga melanggar Peraturan Daerah (Perda). 

"Dikawasan perumahan dan perkotaan, banyak muncul Bimba buat anak-anak Paud, mereka seperti di kursus seusianya di paksa bisa Calistung, padahal metode ini bertentangan dengan sistem pembelajaran anak usia Paud itu sendiri, " Kata Kasie Paud Disdikpora Karawang Juhdiana S.pd kepada Pelitakarawang.com, Senin (25/11).


Menurut Juhdi, lembaga-lembaga Bimba ini hadir, tanpa koordinasi dan cenderung ilegal. Apalagi, rata-rata lembaga yang ada itu, merupakan cabang dari Ibu Kota Jakarta, sehingga pihaknya kesulitan mendeteksi soal perizinan. Karenanya, penegak Perda harus di koordinasikan, agar lembaga Bimba ini di tertibkan segera. Bukan apa-apa, anak seusia Paud ketika di paksa bisa Calistung, pola pikirnya akan berbeda saat di usia SD dan SMP. Betapapun cerdas dan pintar Calistung, maka menurut para spesialis Psikolog, anak tersebut akan mengalami prustasi dan jenuh belajar di kemudian hari. Karenanya, rangsangan tepat bagi anak usia Paud itu adalah taman bermain, hafalan dan mengenal huruf atau angka sana sekilas. "Kita akan upayakan penertibannya, tinggal nanti di koordinasikan bersama pihak terkait, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top