Senin, November 18, 2019

Mau MTQ, Pol PP Cilamaya Kulon Minta Lokalisasi Tutup

 

PELITAKARAWANG.COM- Kecamatan Cilamaya Kulon, siap menyambut ribuan kafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten, pada Sabtu 23/11. Memastikan kenyamanan dan kekhidmatan peserta lomba dan tamu, Pol PP merazia sejumlah toko jamu yang dikhawatirkan menjual Miras. Tidak itu saja, tiga lokalisasi di Desa Sumurgede, Tegalurung dan Manggungjaya, juga di imbau untuk tidak beroperasi selama digelarnya MTQ akhir pekan ini.


Danru Pol.PP Kecamatan Cilamaya Kulon, Heri Setiawan mengatakan pihaknya melakukan giat cipta kondisi jelang pembukaan MTQ pada 23 November mendatang. Khususnya di tiga desa yang menjadi lokus utamanya, yaitu Tegalurung, Manggungjaya dan Sumurgede. Kegiatan ini, menyasar pada warung-warung penjual jamu dan lokalisasi yang dikhawatirkan juga menjual peredaran miras dan penjajakan PSK. "Tidak ada miras yang kita sita, karena memang tidak kita temukan, hanya check saja, agar tidak menjual miras, " Katanya. 

Heri menambahkan, remang-remang yang biasa menjadi tempat lokalisasi juga menjadi sasaran giat cipta kondisi yang di pimpinnya langsung. Pihaknya menegur dan berkirim surat, agar sela penyelenggaraan MTQ 23 - 28 November agar menutup semua aktivitasnya, bahkan diharapkan untuk seterusnya. Karena, semua pihak ingin memastikan kekhidmatan acara MTQ, dimana peserta kafilahnya ini wajib di hormati. "Sebagai tuan rumah, maka setiap penjuru ya harus membuat nyaman para kafilah, maka Miras dan Lokalisasi di pastikannya jadi sasaran razia untuk stop beroperasi selama penyelenggaraan, " (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top