Sabtu, November 16, 2019

Pendamping PKH di Target 10 Persen Peserta Graduasi

 

PELITAKARAWANG.COM - Graduasi atau mundurnya peserta PKH karena dianggap sudah mampu, memang biasa dilakukan atas dasar kerelaan setelah peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dianggap sudah mandiri dan mampu secara ekonomi, namun Pendamping PKH sendiri, di target 10 persen peserta binaannya di arahkan bisa Graduasi.


Dikatakan Pendamping PKH Kecamatan Lemahabang, Muhammad Basit. Graduasi memang di dasari atas kerelaan KPM berhenti dari program PKH, tapi bagi setiap pendamping sendiri, di targetkan binaannya bisa graduasi 10 persen. Misal, binaan kepesertaannya ada 300 KPM, maka 30 orang KPM diantaranya di harapkan bisa graduasi. Meski demikian, hal ini bukanlah perkara mudah, karena Graduasi itu adalah kesadaran sendiri yang muncul dan di bubuhkan lewat surat pernyataan. Bahkan, dirinya saja baru 6 orang KPM saja yang sampai saat ini Graduasi. "Iya, ditarget sih bisa sampai 10 persen yang graduasi, tapi itu kan urusan kerelaan KPM juga, kalau pendamping mah gak bisa maksa, " Katanya. 

Lebih jauh Basit menambahkan, mengubah pola pikir itu sulit. Betapapun 
di ingatkan ada denda Rp50 juta jika orang mampu masih mengaku miskin dan mendapati program bantuan sosial, tetap saja hal ini, masih jadi kendala tersendiri. Betapapun, yang graduasi itu minimal ada standarnya, seperti jadi karyawan pabrik, mapan, sudah punya motor 2 unit, hingga fisik rumah. "Itu harus ada laporan ke desa dan kita memverifikasinya, "pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top