Rabu, November 13, 2019

Petani Karawang Ragukan Varietas Supergenjah M70D

 

PELITAKARAWANG.COM- Paska kedatangan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko ke Desa Curug pekan kemarin, Distanhutbunak Karawang mulai melirik perluasan varietas padi super Genjah M70D yang berhasil memperoduksi 7-8 ton perhektar dengan masa tanam yang hanya 70 hari. Namun, ide itu, masih diragukan para petani di Karawang, salah satunya spesialis pertanian asal Desa Cariumulya, H Akom.

Kepada pelitakarawang, Petani yang sempat mendapati penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, mengatakan, padi Supergenjah M70D di musim ini mungkin produksinya bisa sampai 7-8 ton, tapi bagaimana kalau seandainya ada serangan hama terutama tikus dan PBP dimasa vegetatip,  Maksudnya, padi varietas terlalu genjah bila terserang hama tikus atau PBP dimasa vegetatif dia justru tidak punya waktu untuk perbaikan pertumbuhan tanaman, sehingga akan berdampak pada penurunan hasil produksi  yang sangat merugikan petani. Karenanya, musim sekarang boleh-boleh saja produksi tinggi, bahkan dirinya juga sampai hasilkan 12 ton perhektar hasil rontogan varietas cidenok, karena memang cuaca bagus dan serangan masih bisa dikendalikan. " Varietas yang terlalu genjah M70D ini belum tahu kan nanti kalau kena serangan hama gugus atau PBP di masa vegetatifnya, jangankan M70D, saya yang variteas cidenok saja produksinya sedang bagus kok musim ini sampai 12 ton perhektar, " Katanya. 


Karena itu, sebut Akom, pihaknya masih meragukan varietas M70D ini bisa mulus betapapun ada wacana perluasan tanamnya di Karawang. Karena, keberhasilan produksi itu dominannya di pengaruhi dari perlakuan petani pada tanamannya, "iya jelas masih meragukan, " Pungkasnya. (Rud)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top