Kamis, November 28, 2019

Tongkrongi Komisi IV DPRD Jabar, Fordas Cilamaya Tuntut Enam Hal Ini

 

PELITAKARAWANG.COM- Forum Daerah Aliran Sungai Cilamaya (Fordas) Berbunga, terus berikhtiar mewujudkan sungai Cilamaya - Barugbug bersih dari limbah. Rabu kemarin, (27/11), para aktivis Fordas yang di pimpin langsung presidiumnya, H Nurhaemin tongkrongi komisi IV DPRD Provinis Jawa Barat. Mereka, selain curhat kondisi sungai yang hitam pekat lambat penanganan, juga menuntut enam hal pada parlemen Jabat tersebut. 


Muslim Hafidz, aktivis Fordas Cilamaya mengatakan, desakan pihaknya ke komisi IV, antara lain agar membentuk pansus sungai Cilamaya sebagai bentuk pengawasan parlemen terhadap pencemaran dan penanganan sungai Cilamaya. Disamping itu, aktivasi satgas sungai Cilamaya sebagai bagian dari solusi yang di sampaikan Gubernur, harus segera di wujudkan. Sehingga, ia berharap, ada penindakan konkrit bagi industri pembuang limbah di sungai Barugbug - Cilamaya berdasarkan fakta dan data yang ada. "Kuta dorong komisi IV, wujudkan beberapa poin tuntutan, salah satu yang penting adalah, bentuk pansus sungai Cilamaya, " Katanya.

Muslim menambahkan, Revitalisasi DAS Cilamaya dan pemasangan sparing untuk perusahaan agar bisa memantau kualitas limbah secara online, kontinyu dan otomatis juga perlu dilakukan."Kita ingin di libatkan dalam penanganan sungai Cilamaya ini, dan mengajak penindakan dengan alat deteksi kualitas limbah secara kontinyu dan online, " Harapnya. (Rud)

Berikut Enam Usulan Fordas Cilamaya Pada Komisi IV DPRD Jabar : 

1. Mendesak komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat untuk membentuk PANSUS SUNGAI CILAMAYA sebagai bentuk pengawasan yang menyeluruh terkait pencemaran dan penanganan.

2. Segera aktivasi Satgas Sungai Cilamaya sebagai bagian solusi yang pernah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

3. Tindak bagi industri yg kedapatan membuang limbah berdasar fakta dan data dengan ketentuan yang berlaku. 

4. Lakukan revitalisasi terhadap DAS Cilamaya.

5. Segera dilaksanakan Permen 93 tahun 2018 Terkait dengan pemasangan alat pemantauan kualitas air limbah yang dibuang ke sungai, harus dipasang kontinyu Otomatis dan Online, Namanya SPARING Bagi perusahaan.

6. Komisi IV menginginkan fordas cilamaya berbunga dilibatkan dalam penanganan sungai cilamaya

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top